Sekolah Ramah Anak Berdiri di Gaza

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ahmed al-Sawaferi (25), menggunakan kursi roda saat mengajar anak-anak di dalam kelas di Sekolah Dasar Gaza, 18 Maret 2015. Al-sawaferi kehilangan kedua kakinya dan lengan kirinya akibat serangan udara Israel pada 2008. REUTERS/Suhaib Salem

    Ahmed al-Sawaferi (25), menggunakan kursi roda saat mengajar anak-anak di dalam kelas di Sekolah Dasar Gaza, 18 Maret 2015. Al-sawaferi kehilangan kedua kakinya dan lengan kirinya akibat serangan udara Israel pada 2008. REUTERS/Suhaib Salem

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekolah ramah anak pertama kali berdiri di Gaza, Palestina, pada 1 Maret 2018. Sekolah yang berlokasi di reruntuhan sekolah Jamal Abdul Nasser itu menampung 800 murid.

    Sekolah ramah anak tersebut, mengutip Middle East Monitor, didirikan yayasan pendidikan Qatar, Education Above All Foundation, dan beberapa badan Perserikatan Bangsa-Bangsa dengan mendapat masukan dari anak-anak serta masyarakat setempat.

    Baca: Anak-anak di Gaza Alami Trauma Berat

    Selain menjadi pusat kegiatan belajar-mengajar anak-anak di Gaza, sekolah tersebut saat ini juga digunakan sebagai tempat penampungan penduduk Gaza yang meninggalkan rumahnya selama konflik bersenjata terjadi.

    "Kami sangat bangga terlibat membangun sekolah inovasi di Gaza untuk komunitas yang layak memiliki fasilitas kualitas pendidikan terbaik. Pendidikan merupakan hak paling dasar, salah satu yang terpenting bagi masa depan Palestina. Dengan menginvestasikan masa depan mereka, kami memampukan orang-orang muda ini untuk memainkan peran kucing dalam membangun kembali komunitas mereka, membuka sepenuhnya potensi mereka," kata Farooq Burney, Direktur Eksekutif Yayasan Education Above All.

    Baca: Begini Girangnya Anak-Anak Gaza Saat Pertama Kali ke Yerusalem

    Perwakilan khusus Unicef di Gaza, Genevieve Boutin, menuturkan rampungnya sekolah ramah anak di kompleks sekolah Abdul Nazzer merupakan peluang untuk merefleksikan bagaimana proyek ini telah membantu, tidak hanya membangun kembali sekolah, tapi juga mengkatalisasi investasi tambahan pada anak dan orang muda di Gaza.

    Selain mendirikan sekolah di Gaza, menurut yayasan ini, pihaknya sudah berkontribusi dengan melakukan pelatihan pada 400 sekolah untuk menambah pengetahuan dan skill mereka.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fakta-fakta Pelantikan Jokowi - Ma'ruf, Dihadiri Prabowo - Sandi

    Selain beberapa wakil dari berbagai negara, pelantikan Jokowi - Ma'ruf ini dihadiri oleh Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.