Lagi, Jet Tempur Cina Masuk Zona Identifikasi Udara Korea Selatan

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Media online sputniknews.com, 9 Februari 2018, menulis bahwa Cina mengirim pesawat tempur siluman Chengdu J-20 (NATO menyebutnya Black Eagle) untuk patroli di Laut Cina Selatan. Sebelumnya Cina diberitakan telah mengirim jet tempur Su-35. Tidak disebutkan jumlah pesawat yang dikirim ke pula-pulau yang disengketakan itu. businessinsider.com

    Media online sputniknews.com, 9 Februari 2018, menulis bahwa Cina mengirim pesawat tempur siluman Chengdu J-20 (NATO menyebutnya Black Eagle) untuk patroli di Laut Cina Selatan. Sebelumnya Cina diberitakan telah mengirim jet tempur Su-35. Tidak disebutkan jumlah pesawat yang dikirim ke pula-pulau yang disengketakan itu. businessinsider.com

    TEMPO.CO, JakartaKorea Selatan menuding jet tempur Cina menerobos Zona Identifikasi Pertahanan Udara Korea Selatan (KADIZ) tanpa pemberitahuan. Ini bukan pertama kalinya jet Cina diterbangkan ke zona identifikasi pertahanan udara Korea Selatan.  

    Menurut Kepala Staf Gabungan Korea Selatan, pesawat Cina itu memasuki KADIZ pada Selasa, 27 Februari 2018, tepat pukul pukul 9.34 waktu setempat dan baru keluar pada pukul 2.01 waktu setempat. Pesawat Cina itu terbang sekitar 30 mil  barat laut Pulau Ulleung di Laut Timur.

    Baca: Korea Selatan Panik, 5 Jet Militer Cina Melintas Tanpa Izin

    Jet Cina tersebut baru pergi setelah menerima pesan peringatan dari militer Korea Selatan.

    Seperti dilansir South China Morning Post pada 28 Februari 2018, lebih dari 10 jet diterjunkan, termasuk pesawat tempur F-15K dan KF-16, untuk memantau aktivitas pesawat saat mendekati wilayah Korea Selatan.

    Zona identifikasi pertahanan udara adalah sistem peringatan dini yang membantu negara-negara mendeteksi serangan ke wilayah udara mereka. Setiap pesawat yang memasuki area seperti itu seharusnya melaporkan rute dan tujuannya ke negara tuan rumah. Namun, zona tersebut diklasifikasikan sebagai wilayah udara internasional dan pilot tidak terikat secara hukum untuk membuat pemberitahuan semacam itu.

    Baca: Pesawat Militer Cina Dicegat 8 Jet Tempur Korea Selatan, Kenapa?

    Insiden itu bahkan memaksa Seoul memanggil Duta Besar Cina untuk Korea Selatan, Qiu Guohong untuk menyampaikan komplain.

    Seorang pejabat dari Kepala Staf Gabungan mengatakan pesawat Cina itu diyakini sebagai pesawat pengintai dan misinya untuk memantau bagaimana militer Korea Selatan menanggapi serangan tersebut.

    Insiden terakhir ini merupakan yang ketiga kali dalam waktu kurang dari dua bulan. Pada 29 Januari lalu, Seoul menuduh Beijing mengizinkan pesawat pengintai untuk memasuki KADIZ tanpa peringatan dan mengklaim lima pesawat lain masuki KADIZ pada 18 Desember tahun lalu. Penerobosan KADIZ oleh Cina dianggap dapat menghambat upaya Korea Selatan dan Cina  untuk menormalisasi hubungan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.