Amerika Serikat Siapkan Dana Rp 500 Miliar untuk Hadapi Rusia

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi mata uang dolar Amerika. TEMPO/Tony Hartawan

    Ilustrasi mata uang dolar Amerika. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat pada Senin, 26 Februari 2018 waktu setempat, meluncurkan sebuah program baru untuk mencegah campur tangan Rusia pada pemilu sela Amerika Serikat 2018. Untuk memuluskan inisiatif itu, Washington pun menyiapkan dana US$.40 juta atau setara Rp.547 miliar.   

    Menurut Steve Goldstein, pejabat diplomasi publik Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat, dana tersebut nanti akan dialokasikan untuk menangkal segala bentuk penyimpangan informasi dan propaganda yang menyerang kepentingan-kepentingan Amerika Serikat. Program ini akan dijalankan oleh Global Engagement Center atau GEC yang ada di bawah Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat.

    Baca: Amerika Serikat Sebut Rusia Sebagai Aktor Jahat di Pentas Global 

    Ilustrasi Pemilihan Umum Amerika Serikat. medicaldaily.com 

    Sebagai langkah awal, Kementerian telah menggelontorkan dana sebesar US$.1 juta untuk Dana Akses Informasi. Alokasi anggaran untuk sektor ini nanti akan naik menjadi sekitar US$.5 juta       

    “Di bawah Dana Akses Informasi, LSM, media, kelompok-kelompok masyarakat sipil Amerika Serikat, pusat pengembangan, institusi pendidikan dan perusahaan-perusahaan swasta, bisa bersaing mendapatkan pendanaan dari GEC untuk meningkatkan upaya mereka dalam menangkal propaganda dan penyimpangan informasi,” demikian keterangan Kementerian seperti dikutip dari situs USA TODAY, Selasa, 27 Februari 2018.

    Baca: Rusia Vs Amerika: Kami Siapkan Langkah Balasan

    Disebutkan pula, GEC nanti akan meluncurkan serangkaian proyek pengembangan dengan Kementerian Pertahanan Amerika Serikat dengan dana tambahan dari Kementerian Pertahanan. Segala upaya ini diperintahkan oleh Kongres pada akhir musim panas lalu dalam merespon campur tangan Rusia pada pemilu presiden 2016. Upaya baru ini diambil untuk menangkal upaya Rusia mencampuri politik Amerika Serikat. Pemilu sela Amerika Serikat 2018 merupakan pemilihan anggota DPR dan rencananya akan diselenggarakan pada November nanti.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.