Korea Utara Mau Bertemu Amerika, setelah Terkena Sanksi Baru?

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penasehat senior Gedung Putih, Ivanka Trump, dan Jenderal Kim Yong Chol, pimpinan delegasi Korea Utara, terlihat bersama saat acara penutupan Olimpiade Musim Dingin PyeongChang, Korea Selatan, Ahad, 25 Februari 2018.

    Penasehat senior Gedung Putih, Ivanka Trump, dan Jenderal Kim Yong Chol, pimpinan delegasi Korea Utara, terlihat bersama saat acara penutupan Olimpiade Musim Dingin PyeongChang, Korea Selatan, Ahad, 25 Februari 2018.

    TEMPO.COSeoul -- Pejabat Gedung Putih, Amerika Serikat, mengatakan pembicaraan dengan rezim Korea Utara harus menuju kepada pengakhiran program nuklir negara komunis itu.

    Pernyataan ini disampaikan setelah pejabat delegasi Korea Utara, yang mengunjungi Korea Selatan pada penutupan Olimpiade Musim Dingin PyeongChang, mengatakan bersedia berbicara dengan Amerika Serikat.

    Baca: Amerika Beri Korea Utara Sanksi Keras Sepihak, Cina Meradang

    "Pejabat Korea Utara yang bertemu dengan Presiden Moon Jae-in mengungkapkan kesediaan negaranya untuk bertemu dengan Amerika," begitu bunyi pernyataan resmi dari kantor Presiden Moon, Gedung Biru, soal pertemuan kedua negara, Ahad, 25 Februari 2108.

    Baca: Amerika Luncurkan Senjata Nuklir Baru Saingi Rusia--Korea Utara

     

    Menurut pernyataan itu, perkembangan hubungan dua Korea dan Korea Utara dengan Amerika bisa berjalan berbarengan.
    Ajang Olimpiade Musim Dingin PyeongChang menjadi sarana yang mencairkan ketegangan antara dua Korea setelah selama 2017 keduanya bersitegang soal uji coba bom nuklir dan rudal balistik Korea Utara.

    Korea Utara mengecam sanksi terbaru dari Amerika Serikat, yang menyasar satu individu Taiwan, 27 entitas dan 28 kapal yang diumumkan pada Jumat pekan lalu. "Media Korea Utara menyebut tindakan itu sebagai provokasi Amerika di Semenanjung Korea," begitu dilansir Reuters.

    Sebaliknya, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengatakan sanksi terhadap Korea Utara ini akan diikuti sanksi fase kedua, yang bakal bersifat sangat keras dan bisa merugikan dunia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tahun-Tahun Indonesia Juara Umum SEA Games

    Indonesia menjadi juara umum pada keikutsertaannya yang pertama di SEA Games 1977 di Malaysia. Belakangan, perolehan medali Indonesia merosot.