Power Bank di Kabin Pesawat China Southern Airlines Keluarkan Api

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Power bank di laci penyimpanan barang di kabin pesawat China Southern Airlines mengeluarkan asap dan api . [WEIBO]

    Power bank di laci penyimpanan barang di kabin pesawat China Southern Airlines mengeluarkan asap dan api . [WEIBO]

    TEMPO.CO, JakartaPesawat China Southern Airlines yang terbang dari Guangzhou, Cina ke Shanghai terpaksa ditunda keberangkatannya selama 3 jam lantaran power bank telepon seluler yang disimpan di laci penyimpanan barang di kabin mengeluarkan asap dan api.

    Power bank yang disimpan dalam tas mendadak mengeluarkan asap dan api sehingga membuat penumpang yang duduk di bawah laci penyimpanan barang panik.

    Baca: Cina Batasi Penerbangan Maskapai Korea Utara Air Koroyo  

    Kru pesawat dan seorang penumpang segera memadamkan api dengan menyiram tas itu dengan air dan juice hingga bantuan petugas pemadam kebakaran tiba.

    Menurut laporan maskapai, seperti dikutip dari Channel News Asia, tidak ada kerusakan berarti akibat power bank  mengeluarkan asap dan api.

    Pemilik tas dan power bank kemudian dibawa ke polisi untuk dimintai keterangan. Dari hasil investigasi awal, power bank tidak digunakan saat mengeluarkan asap dan api.

    Baca: Maskapai Tiongkok Skors Pramugari yang Kelebihan Berat Badan  

    Seluruh awak pesawat China Southern Airlines dengan nomor penerbanganCZ3539 yang hari ini, 25 Februari 2018 dijadwalkan terbang dari Guangzho ke Shanghai kemudian dipindah ke pesawat pengganti.

    Pesawat pengganti terbang meninggalkan bandara internasional Guangzhou Baiyun 3 jam lebih lambat dari jadwal pesawat yang sebelumnya ditumpangi lantaran power bank milik penumpang mengeluarkan asap dan api.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.