Sampah Setinggi 15 Meter Roboh di Mozambik, 17 Orang Tewas

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sampah menggunung setinggi 15 meter roboh menimpa rumah warga di Mozambique, 17 orang tewas. [CNN]

    Sampah menggunung setinggi 15 meter roboh menimpa rumah warga di Mozambique, 17 orang tewas. [CNN]

    TEMPO.CO, Jakarta - Sampah yang menggunung setinggi 15 meter roboh menimpa rumah warga miskin di Mozambik. Peristiwa itu menewaskan 17 orang.

    Menurut pejabat setempat, gunungan sampah roboh pada Senin dinihari, 19 Februari 2018, ketika warga sedang tertidur lelap.

    Baca: Akibat Badai, Pantai Lebanon Tertutup Lautan Sampah

    Dari 17 warga setempat yang tewas tersebut, ada seorang ibu dan bayinya yang baru lahir. Menurut Palang Merah Mozambik, seperti dikutip CNN, tujuh rumah hancur ditimpa sampah yang menggunung.

    Beberapa hari sebelumnya, hujan deras turun di kawasan padat penduduk di Huleen, Distrik Maputo. Diduga, pemicu sampah yang menggunung roboh adalah hujan deras tersebut.

    Baca: Baru Lahir, Bayi di Cina Dibuang ke Bak Sampah oleh Ayahnya

    Regu penyelamat diterjunkan ke lokasi serta memastikan semua korban tewas dan selamat. Bantuan berdatangan kepada 32 keluarga yang saat ini hidup di penampungan.

    "Robohnya sampah ini berbicara tentang isu kemiskinan dan perencanaan kota. Mereka tidak punya pilihan, kecuali tinggal di sana. Ketika terjadi hujan deras, mereka menemukan diri mereka berada di garis depan," kata Matthew Cochrane, juru bicara Palang Merah Mozambik, kepada CNN.

    Maputo, ibu kota Mozambik, menjadi rumah bagi lebih dari satu juta orang dan hampir setengahnya hidup di bawah garis kemiskinan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?