Ditekan ANC, Presiden Afrika Selatan Zuma Mengundurkan Diri

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Afrika Selatan, Jacob Zuma. Reuters

    Presiden Afrika Selatan, Jacob Zuma. Reuters

    TEMPO.CO, Johannesburg -- Presiden Afrika Selatan, Jacob Zuma, mengundurkan diri setelah mendapat ultimatum dari Partai Kongres Nasional Afrika (ANC) pada Rabu, 14 Februari 2018.

    Zuma, 75 tahun, mengakhiri masa jabatannya yang kedua, yang bakal berakhir pada pertengahan 2019, di tengah berbagai tudingan dari kelompok oposisi dan partainya sendiri bahwa dia terlibat dalam berbagai skandal korupsi.

    Megawati Soekarnoputri menyaksikan Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma berjabat tangan dengan calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dalam kunjungan Presiden Afrika Selatan ke kediaman Megawati di Jakarta, 8 Maret 2017. Dalam pertemuan itu juga membahas sejarah Presiden RI pertama Soekarno yang memiliki hubungan baik dengan Afrika Selatan. ANTARA FOTO

    Baca: Presiden Afrika Selatan Zuma Diultimatum Mundur

     

    Dalam pidato pengunduran diri selama sekitar 30 menit, Zuma menyatakan ketidak-setujuannya terhadap cara ANC memintanya mengakhiri masa jabatan lebih cepat.

    Baca: Dituding Korupsi, Presiden Afrika Selatan Zuma Didesak Mundur

     
     

    Saat ini, ANC diketuai Cyril Ramaphosa, yang juga menjabat sebagai wakil Presiden. Ramaphosa, bersama pimpinan ANC, setidaknya telah dua kali meminta Zuma mengundurkan diri dalam dua pekan terakhir.

    "Saya akhirnya sampai kepada kesimpulan untuk mengundurkan diri sebagai Presiden dan berlaku secepatnya," kata Zuma seperti dilansir Reuters, Rabu, 14 Februari 2018.

    Petugas keamanan berusaha mengeluarkan anggota Pejuang Kebebasan Ekonomi saat Presiden Jacob Zuma memberikan pidato kenegaraaan saat berada di parlemen di Cape Town, Afrika Selatan, 9 Februari 2017. Popularitas Presiden Jaco Zuma dalam beberapa waktu lalu mulai menurun setelah terlibat beberapa skandal. REUTERS/Sumaya Hisham

    Zuma menambahkan,"Meskipun saya tidak setuju dengan keputusan dari pimpinan organisasi saya, saya selalu bersikap sebagai anggota disiplin dari ANC."

    Sebelumnya, komite eksekutif ANC, yang memiliki kewenangan untuk memberhentikan Zuma, menyatakan akan melakukan voting pada Kamis, 15 Februari 2018, untuk memberhentikannya.

    Menanggapi ini, Zuma mengatakan,"Tidak perlu ada nyawa hilang atas nama saya. Dan ANC juga tidak perlu pecah karena saya."
    Zuma mengundurkan diri beberapa jam setelah polisi Afrika Selatan menggerebek rumah milyader keturunan India, Gupta, yang merupakan 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.