Militer Turki Tangkap Ribuan Milisi Kurdi dan ISIS di Afrin

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasukan Turki berada dalam sebuah bangunan kosong saat bersiap bertempur dengan Kurdi di Gunung Barsaya, timur laut Afrin, Suriah 28 Januari 2018. REUTERS/Khalil Ashawi

    Pasukan Turki berada dalam sebuah bangunan kosong saat bersiap bertempur dengan Kurdi di Gunung Barsaya, timur laut Afrin, Suriah 28 Januari 2018. REUTERS/Khalil Ashawi

    TEMPO.CO, Jakarta - Militer Turki telah menangkap lebih dari seribu militan bersenjata Kurdi ,PKK dan anggota kelompok teroris ISIS sejak Operasi Ranting Zaitun dilancarkan di Afrin, utara Suriah yang berbatasan dengan Turki, pada 20 Januari 2018. 

    Baca:Operasi Afrin, Sedikitnya 823 Kurdi Diringkus Turki

    Pendemo membawa gambar pemimpin Kurdi Abdullah Ocalan dari Partai Pekerja Kurdistan (PKK) saat aksi menentang serangan Turki terhadap Afrin, di provinsi Hasaka, Suriah, 18 Januari 2018. REUTERS

    Seperti dikutip dari kantor berita Turki, Anadolu, pada hari Minggu, 11 Februari 2018 sekitar 103 militan bersenjata Kurdi PKK dan anggota teroris ISIS ditangkap. Dengan begitu, total sudah 1.369 militan garis keras Kurdi PKK dan teroris ISIS yang dicokok.

    Baca: Kurdi: Serangan Turki ke Afrin, Suriah, Tewaskan 10 Orang  

    Dalam pernyataan tertulis Staf Jenderal Turki, lembaga resmi pemerintah Turki yang diterbitkan pada Senin, 12 Februai 2018, serangan-serangan udara dalam Operasi Ranting Zaitun yang dilancarkan Angkatan Bersenjata Turki telah menghancurkan 15 target yang digunakan sebagai tempat berlindung, tempat – tempat penyimpanan amunisi dan lubang-lubang senjata. 

    Operasi Ranting Zaitun ditujukan untuk menciptakan keamanan dan stabilitas di sepanjang wilayah perbatasan Turki dan kawasan. Operasi ini juga ditujukan untuk melindungi masyarakat Suriah dari penindasan dan kekejaman. 

    Militer Turki menegaskan Operasi Ranting Zaitun dilaksanakan di bawah kerangka HAM Turki berdasarkan hukum internasional, resolusi – resolusi Dewan Keamanan PBB, hak mempertahankan diri di bawah piagam PBB dan menghormati integritas teritorial Suriah.

    Baca: Kami Menggempur Kurdi, Mereka Mengancam Keamanan

    Peta Manbij. google.com

    Pada bagian lain, koresponden Anadolu di lapangan mewartakan operasi gabungan yang dilakukan militer Turki dan kelompok Tentara Pembebasan Suriah (FSA) pada Minggu pagi, 11 Februari 2018 telah membersihkan desa Serincek dari para teroris. Serincek terletak di kota Sheran wilayah Afrin, utara Suriah.

    Dalam operasi  militer tersebut, Turki dan FSA juga  merebut desa Hec Iskendere, yang terletak di wilayah barat Jinderes, Afrin. 

    Baca:Soal Kurdi, Turki Panggil Diplomat Senior Amerika Serikat

    Sejak operasi gabungan militer Turki dan FSA, total 49 area strategis dirampas dari para teroris ISIS, di antaranya satu pusat kota, 32 desa, tiga wilayah pinggir dan 13 bukit.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Riuh di Panggung, Riuh di Cyber

    Di dunia maya, adu cuitan dan status jauh lebih ramai antara pendukung dan juru bicara kedua kubu.