Bandara London Ditutup, Ada Bom Peninggalan Perang Dunia II

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penumpang memasuki City Airport di London, Inggris, 18 Oktober 2017. REUTERS/Toby Melville

    Penumpang memasuki City Airport di London, Inggris, 18 Oktober 2017. REUTERS/Toby Melville

    TEMPO.CO, Jakarta - Bandar udara Kota London, Inggris, ditutup pada Senin, 12 Februari 2018, setelah ditemukan sebuah bom peninggalan Perang Dunia II. Penutupan ini mengakibatkan puluhan ribu penumpang terbengkalai.

    "Seluruh penerbangan masuk maupun keluar bandara di timur London akan dihentikan setelah ditemukan bom di Sungai Thames, Senin," tulis Telegraph.

    Baca: Cuaca Berkabut, Inggris Batalkan 100 Penerbangan

    City Airport. londoncityairports.com

    Menurut juru bicara bandara, penutupan itu berdampak pada lebih dari 100 keberangkatan dan pembatalan 16 ribu penumpang tak jadi terbang. Bom peninggalan Perang Dunia II itu, Telegraph melaporkan, ditemukan di George V Dock pada sekitar pukul 05.00 pagi waktu setempat pada Ahad, 11 Februari 2018.London City Airport. mirror.co.uk

    Selanjutnya kepolisian Metropolitan London menutup bandara pada pukul 22.00 dan bekerjasama dengan Angkatan Laut Kerajaan untuk menjinakkan bom. Demi keselamatan, petugas keamanan Inggris mengevakuasi seluruh warga yang tinggal di zona ditemukannya bom dari rumah masing-masing malam itu.

    Baca: Heboh, Ladang Minyak Baru Ditemukan Dekat Bandara Inggris

    Seluruh calon penumpang diminta untuk tidak melakukan perjalanan melalui bandara London, Senin, sebelum mereka mendapatkan keterangan resmi dari petugas. Selain pembatalan penerbangan, otoritas di Inggris juga menunda perjalanan kereta api antara Pontoon Dock dengan Woolwich Arsenal.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?