Selasa, 23 Oktober 2018

Gempa di Taiwan, Kemenlu: Ada WNI Cedera Setelah Mengevakuasi

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto udara kondisi bangunan apartemen yang nyaris roboh akibat gempa berkekuatan 6,4 SR yang menguncang Hualien, Taiwan, 7 Februari 2018. AP Photo

    Foto udara kondisi bangunan apartemen yang nyaris roboh akibat gempa berkekuatan 6,4 SR yang menguncang Hualien, Taiwan, 7 Februari 2018. AP Photo

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir mengatakan telah mendapatkan informasi dari Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia di Taiwan ihwal WNI yang terluka akibat Gempa di Taiwan.

    "KDEI mendapatkan informasi adanya satu WNI luka ringan saat melakukan evakuasi dan kembali ke rumah setelah sempat dirawat di rumah sakit di Hualien," kata Arrmanatha Nasir saat dihubungi Tempo, Rabu dini hari, 7 Februari 2018.

    Sebelumnya kawasan pantai sebelah timur Taiwan dihantam gempa berkekuatan 6,4 skala Richter mengakibatkan sedikitnya dua orang tewas dan 219 lainnya cedera.

    "Korban tewas setelah bangunan ambruk dan terperangkap di dalamnya," ujar sumber pemerintah seperti dikutip Channel News Asia, Rabu, 7 Februari 2018. Menurut sumber pemerintah, sekitar 150 orang hilang. Di antara mereka diyakini masih terperangkap di dalam gedung yang runtuh akibat hantaman gempa.

    Lebih lanjut menurut Arrmanatha KDEI di Taipei telah berkoordinasi dengan pihak Kepolisian Taiwan, National Immigration Agency, dan kelompok masyarakat Indonesia di Hualien Taiwan terkait gempa 6,5 SR yang terjadi 23:50 tanggal 6 Februari 2018 tersebut.

    Arrmanatha mengatakan di wilayah Hualien, Taiwan, tercatat oleh KDEI sekitar 3.424 WNI yang sebagian besar merupakan pekerja.

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Laporan Sementara Dampak Gempa Palu per 20 Oktober 2018

    Laporan sementara dampak Gempa Palu per daerah tingkat II pasca gempa dan tsunami Sulawesi tengah di lima sektor sampai 20 Oktober 2018.