Sabtu, 18 Agustus 2018

Didesak Mundur karena Korupsi, Presiden Zuma Lobi Raja Zulu

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • (ki-ka) Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma, PM Bangladesh Hasina Wajed, Presiden Joko Widodo, dan PM Australia Malcom Turnbull duduk di kursi rotan produksi dalam negeri ketika mengunjungi pameran produk perdagangan di sela KTT Indian Ocean Rim Association (IORA) ke-20 di JCC, Senayan, Jakarta, 7 Maret 2017. ANTARA FOTO

    (ki-ka) Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma, PM Bangladesh Hasina Wajed, Presiden Joko Widodo, dan PM Australia Malcom Turnbull duduk di kursi rotan produksi dalam negeri ketika mengunjungi pameran produk perdagangan di sela KTT Indian Ocean Rim Association (IORA) ke-20 di JCC, Senayan, Jakarta, 7 Maret 2017. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Johannesburg- Presiden Afrika Selatan, Jacob Zuma, bertemu dengan Raja Zulu, Goodwill Zwelithini, pada Senin, 5 Februari 2018.

    Pertemuan ini diduga terkait menguatnya desakan Partai Kongres Nasional Afrika (ANC) agar Zuma, 75 tahun, mengundurkan diri dari posisinya sebagai Presiden karena tersangkut kasus skandal korupsi selama bertahun-tahun.

    (ki-ka) Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma, PM Bangladesh Hasina Wajed, Presiden Joko Widodo, dan PM Australia Malcom Turnbull duduk di kursi rotan produksi dalam negeri ketika mengunjungi pameran produk perdagangan di sela KTT Indian Ocean Rim Association (IORA) ke-20 di JCC, Senayan, Jakarta, 7 Maret 2017. ANTARA FOTO

    Baca: Dituding Korupsi, Presiden Afrika Selatan Zuma Didesak Mundur

    "Zuma akan mendengarkan nasihat Raja Zulu. Zuma adalah seorang tradisionalis dan memiliki pendukung di Provinsi KwaZulu-Natal," kata analis politik Ralp Mathelga seperti dilansir Reuters, 6 Februari 2018.

    Baca: Partai Afrika Selatan ANC Rapat Rabu, Bakal Copot Presiden Zuma?

    Menurut Mathelga, raja Zulu bisa membantu wakil Presiden Cyril Ramaphosa untuk memperbaiki perekonomian seperti di KwaZulu-Natal setelah Zuma mengundurkan diri.

    Menurut juru bicara Zuma, Bongani Ngqulunga, petemuan Zuma dan Zwelithini terkait hubungan baik antara Presiden dan Raja. Ini merupakan pertemuan yang tertunda setelah sebelumnya dijadwalkan akan berlangsung pada Januari.

    Warga asing dari Malawi membawa barang-brang saat akan menaiki bus akibat terkena dampak kekerasan anti-imigran di Durban, Afrika Selatan, 18 April 2015. Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma, menghadapi gelombang kekerasan anti-imigran yang berjanji perdamaian bagi mereka. REUTERS/Rogan Ward

    Raja Zulu, meski tidak memegang posisi pemerintahan, merupakan tokoh tradisional berpengaruh di Afrika Selatan terutama etnis terbesar Zulu, yang populasinya sekitar sepuluh juta. Total populasi Afrika Selatan sekitar 55 juta.

    Zuma menghadapi oposisi dari partai Pejuang Kebebasan Ekonomi (EFF) pada 22 Februari 2017 dengan mosi tidak percaya. Partai ANC juga belakangan mulai meminta Zuma untuk mengundurkan diri karena diduga tersangkut berbagai skandal korupsi. Zuma dikabarkan menolak karena merasa tidak melanggar konstitusi negara dan telah mengembalikan uang negara yang diduga dikorupsinya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika Liku Crazy Rich Asians

    Film komedi romantis Crazy Rich Asians menarik banyak perhatian karena bersubjek keluarga-keluarga superkaya Asia Tenggara. Berikut faktanya.