Rudal AS Gagal Tembak Jatuh Rudal Musuh, Ini Reaksi Pentagon

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Media online defensenews.com menulis bahwa ada beberapa faktor yang menjadi penyebab gagalnya rudal SM-3 Blok IIA mencegat rudal target, selain masalah di rudal itu sendiri. Radar kontrol penembakan dan targeting atau sistem AEGIS Angkatan Laut juga dapat menjadi penyebab kegagalan itu. raytheon.com

    Media online defensenews.com menulis bahwa ada beberapa faktor yang menjadi penyebab gagalnya rudal SM-3 Blok IIA mencegat rudal target, selain masalah di rudal itu sendiri. Radar kontrol penembakan dan targeting atau sistem AEGIS Angkatan Laut juga dapat menjadi penyebab kegagalan itu. raytheon.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Rudal AS gagal menembak jatuh rudal musuh yang diluncurkan dalam latihan tempur uji coba persiapan AS  menghadapi ancaman serangan rudal Korea Utara.

    Latihan uji coba peluncuran rudal yang diadakan di satu pulau di perairan Hawaii, Rabu, 31 Januari 2018, meluncurkan rudal SM-3Block IIA, hasil pengembangan AS dan Jepang, dan ternyata gagal menghantam rudal palsu sebagai target serangan.

    Baca: Giliran Cina Beli Rudal Canggih Rusia S-400, Amerika Tersingkir?

    Tidak ada penjelasan resmi tentang kegagalan rudal SM-3Block IIA menembak jatuh targetnya dalam latihan tempur.

    "Badan Pertahanan Rudal dan marinir Angkatan Laut AS yang mengawaki Kompleks Uji Coba Rudal Pertahanan Aegis Ashore telah meluncurkan uji terbang Rudal Standard atau SM-3 Block IIA dari kawasan Fasilitas Rudal Pasifik, Kauai, Hawaii pada Rabu pagi," kata Mark Wright, juru bicara dari Badan Pertahanan Rudal, seperti dikutip dari Korea Times, Kamis, 1 Februari 2018.

    Kegagalan uji coba ini memunculkan keprihatinan bahwa Amerika Serikat tetap rentan untuk kemungkinan mendapat serangan, khususnya dari Korea Utara.

    Baca: Ini Senjata Rahasia Militer AS Melawan Rudal Rusia dan Cina

    Pentagon tutup mulut, tidak memberikan pernyataan ke masyarakat mengenai hasil uji coba peluncuran rudal tersebut disebabkan sensitivitas militer AS berpotensi diancam Korea Utara.

    Untuk memperkuat kesiapan militer AS selama berlangsung Olimpiade Musim Dingin di Korea Selatan, AS mengirim kapal induk berkekuatan nuklir, Carl Vinson dan sejumlah kapal perusak ke Guam hari Kamis, 1 Februari 2018. Sementara Korea Utara terus mengeluarkan ancaman untuk menembakkan rudal nuklirnya ke wilayah AS. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.