Terlibat Pelecehan Seksual, Saham Steve Wynn Anjlok

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Trump, model Heidi Klum dan Steve Wynn

    Trump, model Heidi Klum dan Steve Wynn

    TEMPO.CO, Jakarta - Saham Wynn Resorts merosot setelah CEO perusahaan itu, Steve Wynn dituding terlibat dalam pelecehan seksual terhadap staf wanitanya. Wynn, yang membangun hotel Mirage, Treasure Island dan Bellagio di Las Vegas, diduga menggunakan kekuasaannya untuk menekan beberapa karyawannya untuk melakukan hubungan seks.

    Belasan staf wanitanya telah mengungkapkan perlakuan tak terpuji taipan kasino berusia 76 tahun sejak puluhan tahun lalu. Beberapa orang di antaranya bahkan dipaksa direktur keuangan Partai Republik Amerika Serikat itu untuk berhubungan seks dengannya.

    Baca: Steve Wynn, Teman Donald Trump, Terlibat Pelecehan Seksual

    Seperti yang dilansir CNBC News pada 26 Januari 2018, saham Wynn Resorts Ltd merosot lebih dari 10 persen pada Jumat.

    Wynn Resorts turun telah turun 10,2 persen menjadi US$ 180,29 sesaat sebelum pukul 5 sore, penurunan terbesar sejak Juli. Penurunan tersebut akan mencukur sekitar US$ 2 miliar dari kapitalisasi pasar Wynn Resorts.

    Tudingan itu pertama kali dilaporkan Wall Street Journal tentang seorang pekerja salon yang sudah menikah mendapat kompensasi senilai US $ 7,5 juta dari Wynn setelah diminta oleh Wynn untuk berhubungan seks. Wanita itu menolaknya karena dia sudah menikah dan tidak ingin melakukan hubungan seks.

    The Journal mengatakan, pihaknya berbicara kepada sekitar 150 karyawan, banyak di antaranya khawatir bahwa Wynn yang memiliki kekuasaan luas di Las Vegas , akan merusak kesempatan mereka jika ingin pindah kerja di tempat lain.

    Tuduhan tersebut mulai dari komentar cabul dan sentuhan yang tidak pantas hingga meminta berhubungan seks dari wanita yang bekerja sebagai ahli manikur dan terapis pijat di kasino Wynn's di Las Vegas.

    Baca: Rumah Judi Raksasa Wynn Resort Jeblok, Ini Penyebabnya 

    Dalam pernyataannya, Wynn membantah  pernah menyerang siapapun secara seksual, dan perusahaannya mengatakan bahwa laporan yang pertama kali oleh Wall Street Journal mencerminkan tuduhan diajukan di pengadilan oleh mantan istrinya, Elaine Wynn.

    "Gagasan bahwa saya pernah menyerang wanita manapun tidak masuk akal," kata Wynn, yang menjadi ketua keuangan untuk Konvensi Nasional Partai Republik tahun lalu

    Meski begitu, Wynn Resorts telah membentuk sebuah komite khusus untuk menyelidiki tuduhan tersebut.

    Wynn Resorts berkomitmen untuk beroperasi dengan standar etika tertinggi dan mempertahankan budaya yang aman dan penuh hormat yang telah menjadikan Wynn Resorts sebagai pilihan bagi 23.000 karyawan di seluruh dunia. Perusahaan mewajibkan semua karyawan untuk menerima pelatihan anti-pelecehan tahunan dan menawarkan hotline independen yang dapat digunakan oleh karyawan apapun tanpa rasa takut akan pembalasan dendam. Sejak dimulainya perusahaan, tidak ada satu keluhan pun yang diajukan ke hotline tersebut terkait Wynn.

    Selain saham yang turun, dampak lain dari laporan tersebut, Komisi Gaming Massachusetts mengumumkan akan meninjau sebuah proyek pembangunan senilai US$ 1,13 miliar akan dibuka di Everett, Massachusetts tahun depan.

    Tuduhan terhadap Wynn muncul saat negara tersebut mempertimbangkan laporan penyerangan seksual dan pelecehan, dengan puluhan pria jatuh dari posisi berkuasa dalam hiburan, bisnis, media dan politik saat tuduhan diajukan. Wynn adalah CEO pertama dan pendiri perusahaan publik besar yang harus menghadapi tuduhan serupa.

    Steve Wynn yang berteman dengan presiden Donald Trump selama bertahun-tahun menggunakan kekayaan dan pengaruhnya terhadap kepentingan politik para politisi Partai Republik, termasuk dalam melakukan pelecehan seksual. Dia terpilih untuk memimpin operasi penggalangan dana Komite Nasional Partai Republik tahun lalu setelah mendukung Trump dalam pemilu 2016.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.