Hakim AS Izinkan Gadis 11 Tahun Bawa Ganja ke Sekolah, Kok Bisa?

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pengunjung memegang ganja yang dijual di MedMen store di West Hollywood, California, 2 Januari 2018.

    Seorang pengunjung memegang ganja yang dijual di MedMen store di West Hollywood, California, 2 Januari 2018.

    TEMPO.CO, Jakarta - Hakim federal di Illinois, AS membolehkan remaja perempuan usia 11 tahun membawa ganja ke sekolah untuk kepentingan kesehatan.

    Seperti yang dilansir Metro.uk pada 22 Januari 2018, Ashley Surin, sebelumnya dilarang mengikuti kelas setelah manajemen sekolah menemukan bahwa dia menggunakan minyak dan ekstrak ganja untuk mengurangi penyakit kejang-kejangnya.

    Baca: California Legalkan Penjualan Ganja, Antrian Panjang di Toko-toko

    Gadis dari dari Schaumburg di Illinois, menderita leukemia limfoblastik akut. Dia didiagnosis terserang penyakit itu pada tahun 2008 dan menjalani proses kemoterapi dan suntikan tulang belakang untuk melawan kanker. Namun, salah satu suntikan menyebabkannya menderita kejang. Dia telah memerangi penyakitnya itu sejak usia 2 tahun.

    Ashley mencoba serangkaian obat untuk menahan kejangnya. Beberapa menyebabkan dia menderita kehilangan ingatan dan yang lainnya benar-benar membuat dia kehilangan energi. Akhirnya, musim panas lalu, keluarganya mencari pilihan alternatif. Seorang dokter menyarankan agar dia mengubah pola makannya dan mencoba ganja medis.

    Ashley kemudian mulai menggunakan ganja pada  Agustus tahun lalu setelah keluarga korban memperoleh lisensi untuk menggunakannya untuk keperluan medis. Sejak saat itu, kesehatan Ashley membaik dan menjadi ceria.

    Baca: Kakek dan Nenek Ini Siapkan 27 Kilogram Ganja untuk Hadiah Natal

    Namun, manajemen sekolah melarangnya untuk menggunakan ganja meski untuk keperluan pengobatan di lingkungan sekolah.

    Orang tua Ashley  kemudian menuntut Sekolah Schaumburg 54 dengan alasan bahwa Ashley tidak dapat bersekolah tanpa membawa ganja di pergelangan tangannya yang diresepkan oleh dokter.

    Orang tua Ashley bertarung di pengadilan dan memenangkan perkara itu setelah hakim federal di Illinois pada hari Senin, 22 Januari 2018 mengizinkan remaja itu untuk kembali ke sekolah termasuk penggunaan ganja medis.

    Keputusan hakim tersebut sejalan dengan pertimbangan jaksa pendidikan Darcy Kriha  bahwa Ashley anak di bawah umur dan mendesak pengadilan untuk mengizinkannya menghadiri kelas dan mendapatkan bantuan dari staf sekolah untuk mengambil resepnya.

    Baca: Sensasional! Mike Tyson Kini Jadi Petani Ganja di California

    "Ekstrak dan minyak ganja sangat ajaib baginya," kata ibu Ashley, Mauren Surin setelah persidangan seperti dikutip dari IB Times.

    Menurutnya, Ashley bisa berjalan dan berbicara lebih baik sejak memakai ganja medis.  "Otaknya dulu seperti di awan. Sekarang dia bisa berpikir lebih baik dan lebih waspada dan dia bisa berinteraksi," ungkap Maureen seraya meneteskan air mata.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.