Serangan Hotel di Afganistan, 100 Sandera Dibebaskan

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pria bersenjata menyerang Hotel Inter-Continental di Kabul, Afganistan.[Mohammad Ismail/Reuters]

    Sejumlah pria bersenjata menyerang Hotel Inter-Continental di Kabul, Afganistan.[Mohammad Ismail/Reuters]

    TEMPO.CO, Jakarta - Sedikitnya lima orang tewas dan delapan lainnya luka-luka dalam sebuah serangan ke Hotel Intercontinental di Kabul, Afganistan, Sabtu malam, 20 Januari 2017, waktu setempat.

    "Lima orang tewas," kata seorang pejabat dinas intelijen Afganistan kepada AFP sebagaimana dikutip Business Standard, Ahad, 21 Januari 2018.

    Baca: Hotel Kembali Jadi Sasaran Gerilyawan Afganistan

    Seorang tentara militer Afghanistan berjaga saat berlangsungnya serangan oleh sekelompok orang bersenjata di Hotel Intercontinental di Kabul, Afghanistan, 20 Januari 2018. Ini merupakan kali kedua Hotel Intercontinental Afghanistan diserang, dimana pada 2011 telah diserang oleh kelompok Taliban. AP Photo

    Dia menambahkan, dalam operasi penyerbuan oleh pasukan keamanan Afganistan, 100 sandera berhasil dibebaskan.

    Seorang pejabat pemerintah mengatakan kepada media, setidaknya empat pria bersenjata menyerang hotel terbesar di ibu kota Afganistan, sekaligus menjadi penanda Kabul. Para pelaku serangan membuang tembakan ke para tamu dan staf hotel.

    Hingga saat ini belum ada yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut. Sebelumnya, dinas intelijen Afganistan memperingatkan warga agar menghindari hotel dan sejumlah lokasi yang kerap didatangi warg asing.Warga melihat Hotel Intercontinental yang mengeluarkan asap hitam saat diserang oleh sekelompok orang bersenjata, di Kabul, Afghanistan, 20 Januari 2018. Saat ini berlum ada kelompok yang menyatakan bertanggung jawab atas serangan ini. REUTERS

    "Empat penyerang berada di dalam gedung," kata seorang pejabat di badan intelijen Direktorat Keamanan Nasional (NDS) kepada AFP. "Mereka menembaki para tamu," lanjutnya.

    Seorang tamu yang bersembunyi di dalam sebuah kamar mengatakan kepada AFP, dia mendengar suara tembakan senjata api di lantai paling atas hotel yang dibangun pada 1960-an, tempat puluhan orang menghadiri konferensi teknologi pada Ahad.

    "Saya tidak tahu jika para penyerang berada di dalam hotel tetapi saya dapat mendengar suara senapan dari beberapa tempat dekat lantai satu," kata saksi mata yang tak bersedia disebutkan namanya.Pasukan khusus Afghanistan berjaga saat berlangsungnya serangan oleh sekelompok orang bersenjata di Hotel Intercontinental di Kabul, Afghanistan, 20 Januari 2018. AP Photo

    "Kami bersembunyi di kamar kami. Saya meminta kepada pasukan keamanan menyelamatkan kami sesegera mungkin sebelum mereka mencapai dan membunuh kami," ucapnya.

    Baca: Hotel Mewah di Kabul Dibom, 8 Tewas

    Hotel Intercontinental Kabul, Afganistan, pernah menjadi sasaran serangan pada Juni 2011 mengakibatkan 21 orang tewas, termasuk 10 warga sipil. Pelaku serangan bom bunuh diri mengklaim dari Taliban.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.