AS Klaim Punya Bukti Korea Utara Meradang Akibat Sanksi

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson. REUTERS/Leonhard Foeger

    Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson. REUTERS/Leonhard Foeger

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Rex Tillerson mengatakan dirinya telah menerima bukti bahwa sanksi internasional  telah membawa dampak menyakitkan pada Korea Utara, sehingga dia yakin tekanan internasional pada akhirnya akan membawa Korea Utara ke meja perundingan untuk menegosiasi program nuklir dan rudalnya.

    Pyongyang  intens melakukan uji coba nuklir dan rudal yang bertentangan dengan PBB dan sanksi lainnya.

    Baca:  10 Fakta Korea Utara yang Perlu Dicermati Amerika Serikat 

    "Kami mendapatkan banyak bukti bahwa sanksi ini benar-benar mulai menyakitkan," kata Tillerson, seperti dilansir The Star, Kamis 18 Januari 2018.

    Data tersebut didapat Tillerson dari intelijen dan bocoran dari para pembelot Korea Utara. Salah satu bukti adalah para nelayan kewalahan mencari ikan karena tidak adanya bahan bakar bagi kapal mereka.

    Baca:  Amerika Serikat Siapkan Serangan Militer ke Korea Utara 

    Tillerson juga mengungkapkan bahwa Presiden Korea Selatan Moon Jae-in telah mengaitkan kemauan Korea Utara untuk berdialog karena mulai merasakan dampak negatif dari sanksi.

    Presiden Donald Trump mengatakan berulang kali bahwa semua opsi tersedia, termasuk militer, untuk memaksa Korea Utara menghentikan pengembangan rudal nuklir yang mampu mencapai Amerika Serikat. Meski Trump mengaku lebih menyukai solusi diplomatik.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.