Imam Al-Azhar Kecam Israel Cegah Ulama Masjid Al-Aqsa ke Mesir

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Umat Muslim melaksanakan salat tarawih untuk mengharapkan malam seribu bulan, di Masjid Al-Azhar, di Kairo, Mesir, Kamis 24 Juli 2014. Malam seribu bulan atau Lailatul Qadar dipercaya jatuh pada malam ke-27 di bulan Ramadan. REUTERS/Asmaa Waguih

    Umat Muslim melaksanakan salat tarawih untuk mengharapkan malam seribu bulan, di Masjid Al-Azhar, di Kairo, Mesir, Kamis 24 Juli 2014. Malam seribu bulan atau Lailatul Qadar dipercaya jatuh pada malam ke-27 di bulan Ramadan. REUTERS/Asmaa Waguih

    TEMPO.CO, Jakarta - Imam besar Al-Azhar, Ahmed al-Tayeb, mengutuk keras otoritas Israel mencegah Yousef Salame, ulama Masjid Al-Aqsa, meninggalkan Yerusalem menuju Mesir untuk mengikuti Konferensi Al-Azhar Al-Sharif.

    "Konferensi ini akan dihadiri oleh utusan dari 86 negara di dunia," tulis situs berita WAM.

    Baca: Israel Kembali Cegah Pria Palestina di Bawah 50 Tahun ke Al Aqsa

    PBB menggelar rapat darurat Sidang Umum pada Kamis untuk membahas keputusan Amerika Serikat atas Yerusalem

    Al-Tayeb mengatakan melalui sebuah pernyataan, Selasa, 16 Januari 2018, keputusan Israel tersebut benar-benar tak bisa diterima dan menunjukkan arogansi otoritas Israel. Imam besar ini menambahkan, Konferensi Al-Azhar mendukung Yerusalem yang dilanggar oleh otoritas daerah pendudukan Israel.

    "Kami juga ingin menegaskan kembali kepada rakyat Palestina bahwa kami mendukung Palestina merdeka dengan ibu kota Yeruslaem dan menentang keputusan Amerika Serikat belum lama ini," ujarnya.

    Baca: Buat Barikade di Masjid Al-Aqsa, Warga Palestina Ditahan

    Warga Iran menghadiri demonstrasi menentang keputusan Presiden AS Donald Trump untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, di Teheran, Iran pada 8 Desember 2017. REUTERS

    Konferensi yang diorganisir oleh Al-Azhar bekerjasama dengan Dewan Muslim Tertua dan digelar dengan restu Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi. Konferensi di Mesir ini juga akan dihadiri oleh sejumlah besar cendekiawan, ulama pemikir, dan penulis serta akan membicarakan isu Yerusalem dan identitas Arab.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.