Swiss Haramkan Rebus Lobster Hidup-hidup

Reporter:
Editor:

Yon Yoseph

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nelayan Filipina tersenyum saat memperlihatkan seekor lobster hasil tangkapannya di dekat Scarborough Shoal di laut Cina Selatan, 5 April 2017. REUTERS

    Nelayan Filipina tersenyum saat memperlihatkan seekor lobster hasil tangkapannya di dekat Scarborough Shoal di laut Cina Selatan, 5 April 2017. REUTERS

    TEMPO.CO, JakartaSwiss telah mengharamkan lobster hidup-hidup dimasukkan ke dalam air mendidih seperti umum ditemukan di  restoran makanan laut di seluruh dunia.

    Kebiasaan restoran merebus lobster hidup-hidup n berawal dari keyakinan bahwa lobster tidak dapat merasakan sakit.

    Baca: Pindah ke Desa Swiss Ini Dimodali Rp 949,1 Juta, Berminat?

    Namun, para ilmuwan telah menemukan bahwa sistem saraf lobster atau krustasea sangat canggih dan cukup kompleks sehingga terasa sangat sakit saat direbus hidup-hidup. Temuan ilmuwan ini didukung oleh para aktivis peduli hewan. 

    Sebagai bagian dari perombakan besar undang-undang perlindungan hewan, Bern kini menegaskan, praktik menenggelamkan lobster hidup ke dalam air mendidih, yang umum di restoran, tidak lagi diizinkan.

    Peraturan baru yang berlaku mulai 1 Maret 2018: lobster harus dimatikan terlebih dahulu sebelum direbus.

    Baca: Perangi Korupsi, Swiss Kembalikan Rp 4,3 Triliun ke Nigeria

    Seperti yang dilansir Metro.uk pada 15 Januari 2018, satu-satunya metode yang dapat diterima untuk mengejutkan hewan adalah kejutan listrik atau penghancuran mekanis' dari otak lobster.

    Pemerintah Swiss juga mengatakan bahwa orang-orang dilarang menempatkan lobster dan kepiting di atas es atau di air dingin. Sebaliknya, mereka harus selalu ditempatkan dalam wadah yang dilengkapi dengan lingkungan alami mereka.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Manfaat dan Dampak Pemangkasan Eselon yang Dicetuskan Jokowi

    Jokowi ingin empat level eselon dijadikan dua level saja. Level yang hilang diganti menjadi jabatan fungsional.