Polisi Kanada Kejar Penyerang Gadis Berjilbab dengan Silet

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mahasiswa Muslim di Universitas Concordia, Kanada diancam bom, 1 Maret 2017. Elias Abboud/CBC.ca

    Mahasiswa Muslim di Universitas Concordia, Kanada diancam bom, 1 Maret 2017. Elias Abboud/CBC.ca

    TEMPO.CO, Jakarta - Polisi di Kota Toronto, Kanada, sedang mengejar pelaku penyerangan terhadap gadis berjilbab berusia 11 tahun dengan silet.

    Serangan itu bermula ketika Khawla Noman yang sekarang duduk di kelas enam sekolah dasar sedang berjalan kaki bersama kakaknya di dekat Pauline Johnson Public School, Toronto.

    Baca: Duh, Mahasiswa Muslim di Kanada Jadi Target Ancaman Bom

    Ratusan orang memegang lilin saat mengikuti aksi dukungan pada komunitas muslim setelah terjadinya penembakan di sebuah masjid di Quebec, Kanada, 30 Januari 2017. Sebanyak enam orang meninggal dunia dan delapan lainnya mengalami luka-luka dalam insiden penembakan tersebut. REUTERS/Dario Ayala

    "Saat berjalan kaki, saya diserang pria tak dikenal dengan silet dari belakang dan memotong jilbab saya," kata korban sebagaimana dilaporkan Al Jazeera.

    Gadis itu berteriak sehingga memaksa tersangka kabur. Tetapi tak lama kemudian, kata Al Jazeera, serangan datang lagi oleh pria yang sama dan melanjutkan memotong jilbab Noman sambil menyeringai sebelum melarikan diri.Warga menaruh lilin dalam aksi aksi dukungan pada komunitas muslim setelah terjadinya penembakan di sebuah masjid Quebec di Moncton, New Brunswick, Kanada, 30 Januari 2017. Penembakan tersebut terjadi saat jemaah masjid melaksanakan salat Isya. (Darren Calabrese/The Canadian Press via AP)

    "Ada seseorang menghina saya dengan cara memotong jilbab saya," kata Noman yang tidak terluka kepada wartawan. "Saya benar-benar takut dan bingung sebab saya merasa tidak nyaman dengan orang yang melakukan penyerangan ini."

    Baca: Muslim Kanada Demo Anti-ISIS

    Jilbab adalah kain penutup kepala yang dikenakan wanita muslim sebagai bagian dari ajaran agama Islam. Polisi Kanada menguraikan kepada wartawan bahwa pelakunya adalah seorang pria Asia berusia 20 tahunan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.