Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Simpati pada Bocah Berambut Beku, Warga Cina Sumbang Rp4,5 Miliar

Reporter

image-gnews
Seorang bocah 8 tahun di Cina, tiba di sekolah dengan rambut yang tertutup embun beku dan membuat teman-teman sekelasnya tertawa.  channelnewsasia.com
Seorang bocah 8 tahun di Cina, tiba di sekolah dengan rambut yang tertutup embun beku dan membuat teman-teman sekelasnya tertawa. channelnewsasia.com
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta -Foto Wang Fuman, bocah 8 tahun yang rambut dan alisnya membeku setelah harus berjalan kaki 2,8 kilometer ke sekolah pada pagi musim dingin yang keras, berhasil merebut simpati warga Cina.

Seperti dilansir The Daily Mail, Ahad 14 Januari 2018, warga Cina berhasil mengumpulkan donasi sebesar 2.159.100,58 yuan atau Rp4,5 miliar untuk disumbangkan kepada Wang dan sekolahnya.

Foto Wang dan rambutnya yang membeku menjadi viral di sosial media Cina sejak Selasa pekan lalu.

Dengan mengenakan mantel tipis, Wang berjalan selama satu jam dalam suhu minus 9 derajat Celsius menuju sekolahnya. Ia pun lalu harus mengikuti ujian di kelas 3 Sekolah Dasar Zhuan shanbao, Kota Xinjie, Ludian, Shaotong, Provinsi Yunnan, tanpa pemanasan.

Baca juga:

Demi Ujian, Bocah Cina Ini Rela Rambutnya Membeku 

Meski serba kekurangan, Wang membuktikan dirinya anak yang cerdas. Dalam ujian itu, nilai Wang nyaris sempurna dalam soal matematika.

Soal donasi, Yunnan Youth Development Foundation mengatakan telah menerima sumbangan yang dikirim untuk Wang dan sekolahnya.

Yayasan yang dikelola negara tersebut mengumumkan akan mengelola dana tersebut atas nama mereka, bersama dengan Yayasan Pengembangan Pemuda Zhaotong setempat.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Dalam sebuah pernyataan, yayasan tersebut mengkonfirmasikan bahwa sumbangan tersebut telah mencapai 2.159.100,58 yuan atau Rp45 miliar sejak mereka meminta masyarakat untuk membantu Wang dan teman-teman sekelasnya pada tanggal 9 Januari.

Setiap siswa di Sekolah Dasar Zhuanshanbao, tempat Wang bersekolah, masing-masing akan menerima 500 yuan atau Rp1 juta.

Yayasan juga berjanji akan transparan dalam penggunaan sisa dana di masa akan datang.

Namun Radio Free Asia melaporkan sejumlah pihak memprotes pengelolaan dana untuk Wang oleh yayasan tersebut.

Mereka menyebut banyak orang menyumbangkan uang untuk Wang. Namun nyatanya dana tersebut disebut akan digunakan untuk membantu anak-anak lain - atau bahkan lebih buruk lagi berakhir di tangan pejabat yang korup.

Menanggapi kekhawatiran ini, seorang anggota staf dari Zhaotong Youth Development Foundation mengatakan kepada MailOnline bahwa tidak semua sumbangan tersebut telah dikirim ke Wang. Ia menyatakan kampanye amal tersebut bertujuan untuk membantu anak-anak seperti Wang pada umumnya.

Sejak gambar rambut dan alis Wang dilapisi es beredar luas, dia pun dijuluki 'Frost Boy'.

Foto Wang menyulut pro-kontra seputar kesenjangan ekonomi di Cina. Sekitar 43 persen anak di perdesaan terpencil Cina berasal dari keluarga miskin seperti Wang.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Demi Konten, Turis di Cina Mempertaruhkan Nyawanya Bergelantungan di Tebing

1 detik lalu

Paiya Mountain, Cina (dpxq.gov.cn)
Demi Konten, Turis di Cina Mempertaruhkan Nyawanya Bergelantungan di Tebing

Warganet menyayangkan sikap turis di Cina tersebut karena tidak hanya membahayakan diri sendiri tetapi juga pihak lain.


Ferdinand Marcos Jr Janji akan Balas Tindakan Beijing di Laut Cina Selatan

23 jam lalu

Bendera Filipina berkibar dari BRP Sierra Madre, sebuah kapal Angkatan Laut Filipina yang kandas sejak 1999 dan menjadi detasemen militer Filipina di Second Thomas Shoal yang disengketakan, bagian dari Kepulauan Spratly, di Laut Cina Selatan, 29 Maret 2014. REUTERS  /Erik De Castro
Ferdinand Marcos Jr Janji akan Balas Tindakan Beijing di Laut Cina Selatan

Ferdinand Marcos Jr. akan menerapkan tindakan balasan yang proporsional terhadap serangan Cina di Laut Cina Selatan.


Laba-laba Jantan dan Betina di Cina Ini Kerja Sama Penyamaran Jadi Bunga

1 hari lalu

Pasangan laba-laba kepiting (Thomisus spp) diduga berkamuflase di antara bunga Hoya pandurata. Esajournals.onlinelibrary.wiley.com
Laba-laba Jantan dan Betina di Cina Ini Kerja Sama Penyamaran Jadi Bunga

Satu spesies laba-laba yang ditemukan di Cina diduga telah berevolusi hingga pejantan dan betina bisa berpasangan menyerupai rupa bunga.


Cina Akan Larang Chip Intel dan AMD di Komputer Kantor Pemerintahan

2 hari lalu

Advanced Micro Devices (AMD) chip. AP/Paul Sakuma
Cina Akan Larang Chip Intel dan AMD di Komputer Kantor Pemerintahan

Sebelumnya, Amerika Serikat pertimbangkan tambah daftar perusahaan chip Cina dalam Entity List.


Kongres Drone akan Diadakan di Cina pada Mei 2024

2 hari lalu

Ilustrasi drone. Efrem Lukatsky/Pool via REUTERS
Kongres Drone akan Diadakan di Cina pada Mei 2024

Kongres Drone Dunia ke-8 akan diadakan di Shenzhen, Cina Selatan, pada 24-26 Mei 2024


Eksekutif Minimarket Malaysia Didakwa atas Penjualan Kaus Kaki Bertuliskan Allah

2 hari lalu

Jaringan toko serba ada KK Super Mart. (Foto: Facebook/KK Super Mart)
Eksekutif Minimarket Malaysia Didakwa atas Penjualan Kaus Kaki Bertuliskan Allah

Beberapa pasang kaus kaki bertuliskan "Allah" dijual di salah satu toko KK Super Mart, sehingga memicu kemarahan publik Malaysia


Jepang Tertarik Kembangkan Proyek untuk IKN, dari Lift hingga Teknologi Smart City

3 hari lalu

Duta Besar Jepang untuk Indonesia Masaki Yasushi dalam acara jumpa wartawan di kantor Kedutaan Besar Jepang, Jakarta Pusat pada Senin, 25 Maret 2024. TEMPO/Nabiila Azzahra A.
Jepang Tertarik Kembangkan Proyek untuk IKN, dari Lift hingga Teknologi Smart City

Jepang telah menyampaikan 25 surat pernyataan niat untuk kerja sama pembangunan di IKN.


Dua Modus Penyelundupan Narkoba Digagalkan Polisi: Pakai Stoples Minuman Energi hingga Botol Sampo

3 hari lalu

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi (kiri), Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Hengki (kanan) pada saat Konferensi Pers di Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Senin, 25 Maret 2024. Ditresnarkoba Polda Metro Jaya bekerjasama dengan Bea dan Cukai telah berhasil melakukan pengungkapan dan penangkapan terhadap pelaku kasus peredaran gelap narkotika jenis kokain cair, serbuk MDMA dan narkotika jenis sabu jaringan internasional. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
Dua Modus Penyelundupan Narkoba Digagalkan Polisi: Pakai Stoples Minuman Energi hingga Botol Sampo

Polda Metro Jaya menggagalkan penyelundupan narkoba yang melibatkan jaringan internasional asal Cina dan Portugal.


Polisi Ungkap Modus Penyelundupan Narkoba Asal Cina Melalui Minuman Energi

3 hari lalu

Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Hengki pada saat Konferensi Pers di Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Senin, 25 Maret 2024. Ditresnarkoba Polda Metro Jaya bekerjasama dengan Bea dan Cukai telah berhasil melakukan pengungkapan dan penangkapan terhadap pelaku kasus peredaran gelap narkotika jenis kokain cair, serbuk MDMA dan narkotika jenis sabu jaringan internasional. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
Polisi Ungkap Modus Penyelundupan Narkoba Asal Cina Melalui Minuman Energi

Aparat kepolisian masih mengejar satu orang DPO berinisial LQX yang berperan sebagai pengendali penyelundupan narkoba jenis ekstasi serbuk itu.


Junta Myanmar: Pemilu Berikutnya Mungkin Tak Diselenggarakan secara Nasional

3 hari lalu

Pemimpin junta Myanmar Jenderal Min Aung Hlaing, yang menggulingkan pemerintah terpilih melalui kudeta pada 1 Februari 2021, memimpin parade tentara pada Hari Angkatan Bersenjata di Naypyitaw, Myanmar, 27 Maret 2021. REUTERS/Stringer
Junta Myanmar: Pemilu Berikutnya Mungkin Tak Diselenggarakan secara Nasional

Junta Myanmar mengumumkan bahwa pemilu Myanmar berikutnya berpotensi tak diselenggarakan secara nasional.