Cina Cabut Gelar Akademik Profesor Terlibat Pelecehan Seksual

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi perkosaan. prameyanews7.com

    Ilustrasi perkosaan. prameyanews7.com

    TEMPO.CO, Jakarta -Kementerian Pendidikan Cina mencabut gelar akademik seorang profesor yang dituduh melakukan pelecehan seksual terhadap mahasiswanya. 

    Universitas Beihang di Beijing pekan lalu memberhentikan Chen Xiaowu dari tempat ia mengajar setelah hasil penyelidikan membuktikan tindakan pelecehan seksual yang dia lakukan.

    Pelecehan seksual merupakan pelanggaran etika profesional yang serius dan melanggar aturan berperilaku di sekolah di Cina.

    Baca: 17 Bos dan Pekerja Media Amerika Terlibat Pelecehan Seksual

    Bukannya menyesali perbuatannya, Chen mengatakan dia tidak melakukan tindakan ilegal, seperti dilaporkan Beijing Youth Daily.

    Reuters belum dapat menghubungi sang profesor dengan alasan menolak diwawancarai dan pihak universitas menolak memberikan nomor teleponnya.

    Tuduhan pelecehan seksual oleh Profesor Chen berawal dari seorang mahasiswa bernama Luo Xixi yang menudingnya melakukan pelecehan seksual 13 tahun lalu.

    Baca: Simak! 13 Perilaku Seks Liar yang Pernah Dilakukan Mike Tyson

    Luo mengungkapkan tuduhan itu di blognya yang kemudian viral setelah diposting pada 1 Januari 2018.

    Menurut Luo, Chen memperdayai dirinya untuk datang ke rumah saudara perempuannya untuk melakukan pelecehan seksual. Chen kemudian menyerah setelah Luo menangis dan mengatakan dirinya perawan.

    Menurutnya, Chen juga melakukan pelecehan seksual kepada mahasiswa lainnya.

    "Kementerian memutuskan untuk mencabut status Chen Xiaowu sebagai seorang Yangtze River Scholar," ujar siaran radio pemerintah merujuk pada penghargaan akademik yang diberikan kepada seorang pengajar di jenjang universitas.

    Baca: Meski Berpendidikan, Kenapa Korban Pelecehan Takut Mengungkap

    Selain itu, uang penghargaan yang diterima Chen juga ditarik kembali.

    Upaya Luo mengungkap pelecehan seksual dosennya tela menginspirasi para mahasiswa lebih dari 50 universitas di Cina.

    Para mahasiswa ini membuat surat terbuka menuntut sistem pengawasan dan pelaporan yang lebih efektif terkait dengan pelecehan seksual di kampus mereka.

    Namun, upaya mahasiswa di Cina butuh perjuangan lebih untuk bisa muncul di media sosial mengungkap pelecehan seksual karena Cina memberlakukan sensor ketat terhadap penggunaan internet.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?