Selasa, 13 November 2018

Inggris Kutuk Pembangunan Perumahan Israel di Tanah Palestina

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjuk rasa Palestina melemparkan botol berisi cairan cat terhadap sebuah kendaraan Israel selama bentrokan dengan pasukan Israel menyusul protes terhadap permukiman Yahudi Qadomem, di desa Tepi Barat Kofr Qadom dekat Nablus 3 Februari 2017. REUTERS

    Pengunjuk rasa Palestina melemparkan botol berisi cairan cat terhadap sebuah kendaraan Israel selama bentrokan dengan pasukan Israel menyusul protes terhadap permukiman Yahudi Qadomem, di desa Tepi Barat Kofr Qadom dekat Nablus 3 Februari 2017. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Inggris, Kamis, 11 Januari 2018, mengutuk keras persetujuan Israel atas rencana pembangunan ratusan unit rumah baru bagi warga Yahudi di daerah pendudukan Tepi Barat, Palestina.

    "Inggris mengutuk keras rencana otoritas Israel membangun permukiman di daerah pendudukan Tepi Barat," bunyi pernyataann Alistair Burt dari kantor Kementerian Luar Negeri Inggris yang diterima Middle East Monitor. Burt mengatakan, "Kami mendesak Israel mempertimbangkan persetujuannya."

    Baca: PBB Kritik Israel Atas Pembangunan Perumahan  

    Seorang pengunjuk rasa Palestina membawa sejumlah ban mobil bekas untuk dibakar saat terjadi bentrokan dengan pasukan Israel menyusul protes terhadap permukiman Yahudi yang dekat dari Qadomem, di desa Tepi Barat Kofr Qadom dekat Nablus 3 Februari 2017. REUTERS

    "Pembangunan permukiman di daerah pendudukan adalah melanggar hukum internasional dan merusak konsep solusi dua negara," ucapnya.

    Otoritas Israel pada Kamis, 11 Januari 2018, menyetujui rencana pembangunan 1.000 unit rumah baru di dua lokasi daerah pendudukan Tepi Barat.Seorang pengunjuk rasa Palestina melemparkan kembali tabung gas air mata yang ditembakkan oleh pasukan Israel selama bentrokan menyusul protes terhadap permukiman Yahudi Qadomem, di desa Tepi Barat Kofr Qadom dekat Nablus 3 Februari 2017. REUTERS

    Menurut laporan koran Israel, Haaretz, penambahan pembangunan unit rumah yang disetujui itu di daerah pendudukan di Ariel dan Alfei Menashe. Keduanya berlokasi di sebelah utara Tepi Barat.

    Baca: Pembangunan Perumahan, Amerika Serikat Kritik Israel  

    Haaretz menambahkan, otoritas Israel juga menyetujui rencana pembangunan ratusan unit tambahan di derah pendudukan Tepi Barat, Kfar Adumim dan Givat Zeev.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lion Air JT - 610, Kecelakaan Pesawat Nomor 100 di Indonesia

    Jatuhnya Lion Air nomor registrasi PK - LQP rute penerbangan JT - 610 merupakan kecelakaan pesawat ke-100 di Indonesia. Bagaimana dengan di dunia?