Senin, 19 Februari 2018

Demi Ujian, Bocah Cina Ini Rela Rambutnya Membeku

Reporter:

Terjemahan

Editor:

Sita Planasari

Rabu, 10 Januari 2018 18:16 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Demi Ujian, Bocah Cina Ini Rela Rambutnya Membeku

    Seorang bocah 8 tahun di Cina, tiba di sekolah dengan rambut yang tertutup embun beku dan membuat teman-teman sekelasnya tertawa. channelnewsasia.com

    TEMPO.CO, Jakarta -Seorang bocah di Cina menuai pujian dari warganet karena rela berjalan sejauh 4,5 kilometer menembus suhu di bawah 0 derajat Celsius agar dapat menjalani ujian kenaikan kelas hari pertama.

    Seperti dilansir People's Daily dan dikutip Channel NewsAsia, Rabu 10 Januari 2018, Wang Fuman, bocah berusia 8 tahun asal Yunnan, muncul di sekolah dengan rambut dan alis membeku karena berjalan sejauh 4,5 kilometer dalam suhu minus 9 derajat Celcius.

    Rambut dan alis beku siswa kelas 3 sekolah dasar ini menjadi viral di media sosial Weibo setelah kepala sekolahnya mengunggah foto sang bocah. Foto Wang diambil pada Senin pagi sekitar pukul 8.15 waktu setempat.

    Baca juga:

    Kisah Haru Balita Temani Ibunya Jadi Sopir Taksi Malam di Cina 

    “Pagi itu suhu mencapai minus 9 derajat Celsius. Suhu terus turun selama setengah jam terakhir, padahal Wang tinggal jauh dari sekolah. Ketika sampai di kelas, rambutnya telah membeku,” kata Fu Heng, kepala sekolah dasar di wilayah Ludian.

    Meski mengalami suhu dingin yang luar biasa, Wang menurut Fu, tetap ceria. “Bahkan ia ikut tertawa bersama teman-temannya yang geli menyaksikan rambut bekunya.”

    Namun kisah Wang tak berhenti sampai di situ. Rupanya, kegigihan Wang untuk bersekolah dipicu oleh kemiskinan yang membekap keluarganya.

    Dalam wawancara dengan The Paper, Wang mengatakan dirinya tinggal bersama nenek dan seorang kakak perempuannya. Laman Pear Video menggambarkan rumah yang dihuni keluarga Wang terbuat dari batu bata sederhana.

    Ayahnya bekerja sebagai buruh migran untuk menghidupi kedua anak dan ibunya. Sedangkan ibunda Wang pergi entah ke mana.

    Jika sedang tak sekolah, Wang membantu neneknya bertani hingga tanganya yang masih kecil keras dan kapalan.
    Beratnya kehidupan yang dialami Wang memicu simpati warganet di Weibo.

    “Nak, rasa sakit yang kamu alami sekarang akan menerangi jalanmu di masa depan,” tulis sebuah akun.
    Warganet lain mendorongnya untuk terus belajar agar nasibnya berubah lebih baik.

    Wang yang menyukai buku cerita tentang alien dan bermain basket ini bercita-cita menjadi polisi ketika sudah dewasa. “Supaya bisa menangkap orang jahat,” kata Wang kepada The Paper.

    Bocah Cina ini juga memiliki harapan di tahun baru 2018, ia ingin memperoleh uang banyak untuk menyembuhkan neneknya yang sedang sakit.


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    INFO Sasaran Strategis Pembangunan Lingkungan Hidup dan Kehutanan

    Sasaran Strategis Pembangunan Lingkungan Hidup dan Kehutanan meliputi kualitas, potensi, kesimbangan sumber daya hutan dan lingkungan hidup.