Kamis, 22 Februari 2018

Jenderal Pendamping Presiden Xi Jinping Bertemu Trump Terima Suap

Reporter:

Terjemahan

Editor:

Maria Rita Hasugian

Rabu, 10 Januari 2018 10:40 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jenderal Pendamping Presiden Xi Jinping Bertemu Trump Terima Suap

    Presiden China Xi Jinping dan Gen. Fang Fenghui di Beijing. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Jenderal senior Cina, Fang Fenghui yang mendamping Presiden Xi Jinping bertemu Presiden Donald Trump pertama kali pada April 2017 segera dituntut atas dugaan menerima suap.

    Jenderal Fang merupakan pejabat top militer pertama yang resmi dituntut setelah menjalani pemeriksaan sejak September 2017.

    Baca: Terlibat Korupsi, Cina Copot Anggota Politbiro

    Pejabat top militer ini langsung dicopot dari jabatannya sebagai Kepala staf gabungan dari Angkatan Bersenjata Pembebasan Rakyat pada Agustus 2017 tanpa penjelasan mengenai alasan pencopotan itu.

    Jenderal berusia 67 tahun ini juga dicopot dari Komisi Militer Pusat saat Kongres Partai Komunis Cina Oktober lalu sebagai bagian dari pergantian dan bersih-bersih di struktur kepemimpinan militer, seperti dikutip dari Channel News Asia, 9 Januari 2018.

    Baca: Korupsi, Eks Pemimpin Partai Komunis Cina Dihukum Mati

    Rekan kerja Fang Fenghui, Zhang Yang bunuh diri pada November lalu saat menjalani pemeriksaan atas tuduhan korupsi. Zhang juga dituduh sebagai  jaringan dua pejabat militer Cina yang terlibat korupsi dan telah dibui yakni, Xu Caihou dan Guo Boxiong.

    Xu dan Guo merupakan mantan wakil ketua Komisi Militer Pusat. Guo terbukti korupsi dan dihukum seumur hidup tahun lalu dan Xu meninggal digerogoti kanker tahun 2015, sebelum dia divonis.

    Baca: Tembok Malu, Simbol Korupsi Cina  

    Presiden Xi Jinping telah menegaskan kebijakannya memberangus korupsi di tubuh militer Cina. Puluhan pejabat militer Cina telah menjalani pemeriksaan dan dijebloskan ke penjara.


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Inilah Wakanda dan Lokasi Film Black Panther Buatan Marvel

    Marvel membangun Wakanda, negeri khayalan di film Black Panther, di timur pantai Danau Victoria di Uganda. Sisanya di berbagai belahan dunia.