Iran: CIA, Mossad dan Arab Saudi di Balik Demonstrasi

Orang-orang ikut serta dalam demonstrasi pro-pemerintah di Iran, 3 Januari 2018. Sebanyak 21 tewas dalam demonstrasi dan kericuhan dalam sepekan terakhir. REUTERS

TEMPO.CO, Jakarta - Iran menuding agen rahasia Amerika Serikat CIA dan Israel Mossad, serta Arab Saudi berada di balik unjuk rasa yang memakan korban jiwa pekan lalu.

Menurut keterangan Jaksa Agung Iran, Mohammad Jafar Montazeri, kepada media, Kamis, 4 Januari 2017, agen CIA menjadi operator utama dalam aksi jalanan yang memakan korban jiwa.

Baca: Soal Unjuk Rasa, Iran Kritik Balik Kanada

Dalam foto yang disediakan oleh Kantor Berita Tasnim, para demonstran, kebanyakan ulama, menghadiri demonstrasi pro-pemerintah di kota suci Qom selatan ibukota Teheran, Iran, 3 Januari 2018. AP

"Demonstrasi ini juga mendapatkan arahan dari Israel dan Arab Saudi," ujar Montazeri, Kamis.

Montazeri menjelaskan sebagaimana dikutip kantor berita pemerintah IRNA, aksi tersebut dipersiapkan empat tahun lalu dalam operasi senyap CIA. "CIA dan seorang agen bersama Mossad yang menjadi otak di belakang aksi, sementara Arab Saudi membayar seluruh biaya operasi," jelasnya.

Pemerintah Amerika Serikat maupun CIA menolak segala tudingan Iran tersebut.

Sedikitnya 22 orang tewas dan lebih dari 450 orang ditahan sejak unjuk rasa antipemerintah pecah di hampir seluruh kota besar di Iran pada 28 Desember 2017.Pendemo memegang poster yang menunjukkan potret pendiri revolusioner Iran Ayatollah Khomeini, dan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dalam sebuah demonstrasi pro-pemerintah di kota suci Qom, Iran, 3 Januari 2018. Puluhan ribu warga Iran mengambil bagian dalam demonstrasi pro-pemerintah di beberapa kota di seluruh negeri. AP

Protes massa yang difoukskan pada masalah ekonomi itu, menurut sejumlah laporan, dianggap paling besar sejak pecah aksi jalanan memprotes kemenangan Mahmoud Ahmadinejad dalam pemilihan presiden pada 2009.

Baca: Uni Eropa Minta Iran Menjamin Hak Unjuk Rasa

Kantor Kementerian Dalam Negeri Iran mengatakan, unjuk rasa di Iran diikuti sekitar 42 ribu orang. "Jumlah tersebut berdasarkan data statistik yang kami miliki," kata Menteri Dalam Negeri Abdolreza Rahmani Fazli dalam sebuah pernyataan.






Pertemuan Cina dengan Liga Arab, Xi Jinping: Ini Era Baru

7 jam lalu

Pertemuan Cina dengan Liga Arab, Xi Jinping: Ini Era Baru

Presiden Xi Jinping dengan Liga Arab menggelar pertemuan tingkat tinggi di ambang tonggak baru kemitraan strategis.


Xi Jinping Dapat Gelar Doktor Kehormatan dari King Saud University

7 jam lalu

Xi Jinping Dapat Gelar Doktor Kehormatan dari King Saud University

Presiden Cina Xi Jinping mendapat penganugerahan gelar Doktor Kehormatan atau Honoris Causa dari King Saud University.


Pengadilan Belgia Tangguhkan Pertukaran Tahanan dengan Iran

16 jam lalu

Pengadilan Belgia Tangguhkan Pertukaran Tahanan dengan Iran

Pengadilan konstitusional Belgia pada Kamis menangguhkan perjanjian pertukaran tahanan dengan Iran.


Saudi dan Huawei Teken Kerja Sama, AS Makin Khawatir?

18 jam lalu

Saudi dan Huawei Teken Kerja Sama, AS Makin Khawatir?

Saudi dan China memamerkan hubungan yang semakin dalam dengan serangkaian kesepakatan strategis, termasuk dengan Huawei yang dicurigai AS.


Eropa Mengutuk Eksekusi Mati Demonstran Iran Terkait Mahsa Amini

19 jam lalu

Eropa Mengutuk Eksekusi Mati Demonstran Iran Terkait Mahsa Amini

Sejumlah negara Eropa seperti Inggris, Prancis dan Jerman pada Kamis mengutuk keras eksekusi mati pertama Iran terkait protes kematian Mahsa Amini


Iran untuk Pertama Kali Eksekusi Mati Demonstran Mahsa Amini

20 jam lalu

Iran untuk Pertama Kali Eksekusi Mati Demonstran Mahsa Amini

Demonstran Iran yang dihukum gantung dalam aksi protes Mahsa Amini di Iran diidentifikasi sebagai Mohsen Shekari.


Kunjungan Xi Jinping ke Arab Saudi Bikin AS Panas, Disebut Tak Kondusif

1 hari lalu

Kunjungan Xi Jinping ke Arab Saudi Bikin AS Panas, Disebut Tak Kondusif

Xi Jinping telah mendarat di Arab Saudi kemarin. Kunjungan ini membuat Amerika Serikat gerah.


Piala Dunia 2022: Jumlah Pengunjung ke Qatar Tidak Sesuai Target

1 hari lalu

Piala Dunia 2022: Jumlah Pengunjung ke Qatar Tidak Sesuai Target

Pengunjung dua pekan pertama Piala Dunia 2022 di Qatar lebih dari 765 ribu orang, jauh dari target 1,2 juta pengunjung selama sebulan turnamen.


Saudara Perempuan Ayatollah Ali Khamenei Kecam Pemimpin Iran

1 hari lalu

Saudara Perempuan Ayatollah Ali Khamenei Kecam Pemimpin Iran

Saudara perempuan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengutuk tindakan kerasnya terhadap protes nasional.


Xi Jinping Kunjungi Arab Saudi, Teken Perjanjian Rp458 Miliar

2 hari lalu

Xi Jinping Kunjungi Arab Saudi, Teken Perjanjian Rp458 Miliar

Presiden China Xi Jinping memulai kunjungan resmi ke Arab Saudi atas undangan Raja Salman bin Abdulaziz.