Rouhani: Iran Izinkan Unjuk Rasa

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Iran Hassan Rouhani, memasukan surat suara saat pemilu presiden di Tehran, Iran, 19 Mei 2017. emilihan presiden kali ini akan tertuju pada pertarungan sengit antara dua capres terfavorit yakni Rouhani dan Raisi. TIMA via REUTERS

    Presiden Iran Hassan Rouhani, memasukan surat suara saat pemilu presiden di Tehran, Iran, 19 Mei 2017. emilihan presiden kali ini akan tertuju pada pertarungan sengit antara dua capres terfavorit yakni Rouhani dan Raisi. TIMA via REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan, masyarakat di negara ini memiliki hak unjuk rasa namun pelanggaran hukum tidak bisa diterima.

    Pernyataan Rouhani pada Ahad, 31 Desember 2017, itu disampaikan pertama kali sejak demonstrasi meluas di mana-mana.

    Baca: Trump Cuit Unjuk Rasa Ekonomi di Mashad, Ini Kata Kemenlu Iran

    Suasana aksi demonstrasi yang dilakukan mahasiswa terkait krisis ekonomi, di Teheran, Iran, 30 Desember 2017. AP PHOTO

    Menurut laporan Al Jazeera, unjuk rasa pada akhir Desember 2017 tersebut terbesar di Iran sejak pecah demonstrasi pada 2009 yang menentang terpilihnya kembali Mahmoud Ahmadinejad sebagai presiden untuk masa jabatan kedua.

    "Seharusnya jelas bagi setiap orang bahwa kita adalah masyarakat bebas. Sesuai dengan aturan konstitusi dan hak warga, masyarakat bebas mengekspresikan kritik dan protesnya," kata Rouhani di depan televisi dari ibu kota Iran, Teheran.Suasana aksi demonstrasi yang dilakukan mahasiswa terkait krisis ekonomi, di Teheran, Iran, 30 Desember 2017. AP PHOTO

    Iran diguncang unjuk rasa pada Kamis, 28 Desember 2017, di kota terbesar kedua, Mashhad, menentang ulama elite di Iran yang tuding biang keterpurukan ekonomi dan terlibat korupsi.

    Baca: Demonstrasi Pecah di Kota-kota Besar di Iran, 52 Orang Ditangkap

    Aksi jalanan ini selanjutnya merebak di sejumlah kota lain di Iran, termasuk Teheran. Bahkan terjadi bentrok antara polisi dengan mahasiswa pada Sabtu, 30 Desember 2017. Kantor berita semi resmi Iran, Mehr, melaporkan, sedikitnya dua orang tewas di Kota Dorud pada Sabtu malam waktu setempat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Manfaat dan Dampak Pemangkasan Eselon yang Dicetuskan Jokowi

    Jokowi ingin empat level eselon dijadikan dua level saja. Level yang hilang diganti menjadi jabatan fungsional.