Lelucon Teroris Pangeran Phillip Bikin Heboh

Reporter:
Editor:

Sita Planasari

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden SBY didampingi Pangeran Phillip (suami Ratu Elizabeth II) menginspeksi pasukan penghormatan kerajaan. (TEMPO/Vishnu Yuwono)

    Presiden SBY didampingi Pangeran Phillip (suami Ratu Elizabeth II) menginspeksi pasukan penghormatan kerajaan. (TEMPO/Vishnu Yuwono)

    TEMPO.CO, Jakarta -Pangeran Phillip, suami pemimpin Kerajaan Inggris Ratu Elizabeth II, kerap melontarkan guyonan yang kadang membuat banyak orang salah tingkah. Nah, di awal tahun 2018, pria yang telah berusia 96 tahun ini kembali melontarkan lelucon yang bikin heboh karena berkaitan dengan teroris.

    Dilansir sejumlah media Inggris seperti The Daily Mail, The Sun dan Sky News, pada Senin 1 Januari 2018, pria yang memiliki gelar Duke of Edinburgh ini tengah berjalan menuju Gereja St. Mary Magdalene bersama istrinya untuk mengikuti misa pagi.

    Dalam perjalanan tersebut, Phillip mengucapkan Selamat Tahun Baru kepada warga yang mengerumuninya.

    Ia kemudian melihat seorang pria berambut putih dengan jenggot berwarna merah terang. Phillip kemudian bercanda kepada salah seorang penjaganya: "Apakah ia seorang teroris?"

    Lelucon ini pun disambut tawa orang-orang di sekitarnya, termasuk pria yang dimaksud.

    Ian Smith, 39 tahun, salah seorang warga yang hadir dalam insiden itu mengatakan kepada the Telegraph" Semua orang mengenal selera humor Pangeran Philip, meski sejumlah pihak akan menganggapnya riskan."

    The Guardian melaporkan, Pangeran Phillip dikenal kontroversial karena kerap melontarkan pernyataan maupun lelucon yang kadang membuat kesal banyak pihak.

    Saat resesi ekonomi 1981 misalnya, ia pernah berkata:"Semua orang bilang kita harus banyak waktu senggang. Sekarang mereka mengeluh karena menganggur."

    Putranya sendiri, Pangeran Andrew tak lepas dari pernyataan blak-blakannya. Ketika melihat rencana pembangunan rumah Andrew yang bergelar Duke of York pada 1988, Phillip mengatakan,"Terlihat seperti kamar tidur dari kue tart."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.