Selasa, 23 Oktober 2018

Setelah Cina, Giliran Kapal Rusia Jual Minyak ke Korea Utara

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapal tanker minyak Rusia. Video/REUTERS

    Kapal tanker minyak Rusia. Video/REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Kapal tanker minyak Rusia diam-diam menyuplai minyak ke kapal-kapal milik Korea Utara di tengah laut. Aktivitas yang melangar Resolusi Dewan Keamanan PBB dilaporkan telah berlangsung dari Oktober hingga November tahun ini.

    Menurut dua petugas keamanan Eropa Barat yang menjadi sumber Reuters, kapal-kapal Korea Utara yang berisi minyak dari Rusia itu langsung berlayar ke negaranya.

    Baca: Rusia Siap Mediasi Korea Utara - Amerika Serikat, Ini Syaratnya

    "Kapal-kapal Rusia yang memindahkan minyak dari kapal ke kapal milik Korea Utara beberapa kali dalam tahun ini telah melanggar sanksi," kata petugas keamanan sebagai sumber pertama yang meminta Reuters merahasiakan identitasnya.

    Petugas kedua menjelaskan, tidak ada bukti bahwa Rusia terlibat dalam penjualan minyak ke Korea Utara di tengah laut.

    "Tidak ada bukti bahwa negara Rusia memberikan dukungan terhadap kapal-kapal Rusia memberikan pertolongan ke rakyat Korea Utara,' ujarnya.

    Baca: Rusia: Korea Utara Dipaksa Meluncurkan Rudal ICBM Terbaru

    Berdasarkan data intelijen angkatan luat dan foto-foto satelit, kapal-kapal Rusia beroperasi di pelabuhan-pelabuhan yang terletak di Timur Jauh Pasifik tanpa bersedia merinci lokasinya karena dirahasiakan.

    Kementerian Luar Negeri Rusia dan Badan Bea Cukai Rusia menolak untuk memberikan tanggapan. 

    Sebelumnya, kapal minyak Cina dilaporkan telah menjual minyaknya ke Korea Utara. Namun, Cina membantah merestui penjualan minyak ke negara jirannya itu. 

    Baca: Kecewa, Trump: Cina Jual Minyak ke Korea Utara!

    Rusia dan Cina merupakan anggota Dewan Keamanan PBB yang merestui jatuhnya resolusi untuk menghukum Korea Utara karena tidak bersedia menghentikan uji coba peluncuran rudal nuklirnya yang mengancam keselamatan manusia di dunia. Resolusi terbaru melarang semua anggota PBB melakukan penjualan bahan bakar termasuk minyak ke Korea Utara. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Saham Lippo yang Jebol dan yang Melambung Dihantam Kasus Meikarta

    Jebloknya saham perusahaan-perusahaan Grup Lippo telah dimulai Selasa 16 Oktober 2018, sehari setelah KPK menangkap dan menetapkan Bupati Bekasi.