Israel Bebaskan Remaja Palestina Simbol Protes Yerusalem

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Fawzi al-Juniiri, seorang warga Palestina berusia 16 tahun yang ditahan, ditahan oleh sekelompok tentara Israel di kota Hebron, Tepi Barat, 7 Desember 2017. dailysabah.com

    Fawzi al-Juniiri, seorang warga Palestina berusia 16 tahun yang ditahan, ditahan oleh sekelompok tentara Israel di kota Hebron, Tepi Barat, 7 Desember 2017. dailysabah.com

    TEMPO.CO, Jakarta -Pengadilan militer Israel memerintahkan pembebasan remaja Palestina, Fawzi al-Juneidi, yang ditangkap pasukan Israel secara beramai-ramai dan digiring dengan sepasang matanya ditutup kain pada 7 Desember lalu. Juneidi dibebaskan dengan jaminan uang sebesar 10 ribu shekel Israel atau setara Rp 38,7 juta.

    Menurut pengacara Juneidi, Farah Dabayseh, Pengadilan Militer Ofer yang berlokasi di wilayah pendudukan di Ramallah, Tepi Barat, menolak tuntutan jaksa untuk memperpanjang masa penahanannya.

    Baca: Alasan Yerusalem Bukan Ibukota Israel

    Remaja Palestina usia 16 tahun ini telah dijebloskan ke rumah tahanan Israel selama 21 hari. Ia ditangkap di Hebron, kota di wilayah Tepi Barat pada 7 Desember lalu setelah dilumpuhkan dan matanya ditutup oleh pasukan militer Israel bersenjata lengkap.

    Foto penangkapan Juneidi menjadi simbol protes Yerusalem.

    Selama dalam tahanan, Juneidi dilaporkan mengalami penyiksaan oleh prajurit Israel.

    Baca: Kebijakan Rasis, 80 Persen Anak-anak Arab-Israel Miskin

    "Dia dipukuli dan ditahan oleh pasukan Israel," ujar Rashad, paman Juneidi seperti dikutip dari Daily Sabah, 27 Desember 2017.

    Sosok Juneidi terkenal di kalangan keluarga Palestina. Di masa mudanya, dia terpaksa putus sekolah demi membantu keluarganya sebagai anak sulung dari 7 bersaudara.

    Juneidi menjadi tulang punggung keluarga setelah ayah dan ibunya sakit.

    Rakyat Palestina menggelar protes menentang keputusan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Manfaat dan Dampak Pemangkasan Eselon yang Dicetuskan Jokowi

    Jokowi ingin empat level eselon dijadikan dua level saja. Level yang hilang diganti menjadi jabatan fungsional.