91 Persen Warga Palestina Tolak Status Yerusalem Versi Trump

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Muslim Sunni Irak menggelar demo menentang keputusan Presiden AS Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, di masjid Abu Hanifa Sunni di distrik Adhamiyah Baghdad, Irak, 8 Desember 2017. REUTERS

    Muslim Sunni Irak menggelar demo menentang keputusan Presiden AS Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, di masjid Abu Hanifa Sunni di distrik Adhamiyah Baghdad, Irak, 8 Desember 2017. REUTERS

    TEMPO.CO, Tepi Barat -- Sebuah survei yang digelar untuk menjajaki pendapat warga Palestina soal status Kota Yerusalem menunjukkan mayoritas warga menolak kebijakan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

    "Survei ini menunjukkan 91 persen menilai deklarasi Trump pada pekan lalu sebagai ancaman terhadap kepentingan bangsa Palestina," begitu dilansir media Israel, Times of Israel, Selasa, 12 Desember 2017.

    Baca: Oposisi Turki: Kota Yerusalem Ibu Kota Palestina

     

    Survei ini digelar oleh lembaga terkenal asal Palestina yaitu Center for Policy and Survey Research. Survei ini melibatkan 1270 orang dewasa dengan margin of error sekitar 3 persen.

    Baca: Uni Eropa Tolak Akui Status Yerusalem Versi Trump

    Menurut survei ini, sekitar 45 persen warga Palestina meyakini Otoritas Palestina harus memutus kontak dengan AS. Mereka juga meminta Otoritas untuk mengadukan kebijakan Trump ini ke pengadilan International Criminal Court serta menggelar perlawanan bersenjata.

    Dalam pernyataannya pada Rabu, 6 Desember 2017, Trump mengatakan tetap mendukung proses perdamaian Israel dan Palestina. Namun 72 responden warga Palestina tidak meyakini ini.

    Trump dalam pernyataannya pada pekan lalu menekankan dia tidak menetapkan batasan wilayah kedaulatan Israel di Kota Yerusalem. Dia juga mengatakan status quo tempat-tempat suci ibadah harus dijaga.

    Baik Otoritas Palestina dan Hamas menolak kebijakan Trump ini dan menyerukan perlawanan. Uni Eropa dan Perserikatan Bangsa-Bangsa juga menolak keputusan soal status Kota Yerusalem itu. Keduanya menilai itu hanya akan memicu terjadinya konflik berkepanjangan dan menghambat proses perdamaian.

    TIMES OF ISRAEL | REUTERS | ANADOLU


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.