Tersangka Bom Subway Manhattan Terinspirasi Teror Natal Berlin

Polisi berjaga saat menerima laporan adanya ledakan di dekat Times Square, New York, AS, 11 Desember 2017. Kota Manhattan, New York dihantam ledakan bom pada Senin pagi, 11 Desember 2017, waktu setempat. Menurut keterangan polisi, ledakan tersebut diduga berasal dari bom pipa. AP Photo/Charles Zoeller

TEMPO.CO, Jakarta -Tersangka bom subway Manhattan, Amerika Serikat mengatakan dirinya terinspirasi teror Natal di Berlin, Eropa tahun lalu. Bahkan ia memilih aksi terornya dari poster Natal yang ditemukannya di dinding subway atau kereta bawah tanah.

Tersangka bernama Akayed Ullah menjelaskan kepada penyidik polisi bahwa aksi terornya yang melukai 3 orang  tersebut sebagai balas dendam terhadap serangan udara Amerika Serikat pada ISIS di Timur Tengah.

Baca:Ledakan di Manhattan Diduga Serangan Teroris

Tersangka yang berusia 27 tahun dan berasal dari Bangladesh meledakkan bom pipa buatan yang diikatkan ke tubuhnya di subway Manhattan, New York pada jam sibuk pagi hari pada hari Senin, 11 Desember 2017.

Beruntung bom gagal meledak sepenuhnya. Ullah menjadi satu-satunya yang terluka parah dalam aksi teror itu. Ledakan tersebut menyebaban sekujur badan dan lengannya menderita luka bakar. Dia dikirim ke rumah sakit dengan kondisi serius.

Tiga korban lainnya menderita luka di telinga, kepala dan keluhan ringan lainnya, dan tidak ada kerusakan signifikan pada struktur kereta bawah tanah.

Baca: Tersangka Serangan Bom Manhattan Dibawa ke Rumah Sakit

"Untung bagi kita, bom tersebut hanya sebagian yang diledakkan. Tidak sepenuhnya memiliki efek seperti yang ia rencanakan," kata Gubernur New York, Andrew Cuomo seperti dikutip dari Channel News Asia. 

Cuomo mengatakan bahwa Ullah bukan bagian dari "jaringan yang canggih," namun tampaknya "dipengaruhi" oleh ISIS atau kelompok ekstremis lainnya.

Serangan tersebut terjadi saat musim liburan Natal-Tahun Baru. New York dibayangi ancaman teror  yang mungkin dilakukan aktor tunggal yang diilhami oleh ISIS atau al-Qaida.

Menjelang Natal tahun lalu,pengungsi Tunisia yang terinspirasi ISIS mengendarai sebuah truk besar ke kerumunan di sebuah pasar Natal di Berlin lalu meledakkan bom hingga  menewaskan 12 orang. Pendukung ISIS telah melakukan ancaman online dan mendesak simpatisannya di seluruh dunia untuk melakukan serangan selama musim liburan.






Akhir Kisah Menara Kembar WTC dalam Teror 9/11

25 hari lalu

Akhir Kisah Menara Kembar WTC dalam Teror 9/11

Kompleks menara kembar World Trade Center atau WTC menjadi lokasi ledakan teroris secara besar-besaran saat peristiwa tragedi 9 September 2011.


41 Tahun Lalu, Mark David Chapman Pembunuh John Lennon Divonis 20 Tahun Penjara

44 hari lalu

41 Tahun Lalu, Mark David Chapman Pembunuh John Lennon Divonis 20 Tahun Penjara

Pada 24 Agustus, Mark David Chapman pembunuh John Lennon dijatuhi vonis 20 tahun penjara., 11 kali pembebesam bersyaratnya ditolak. Mengapa?


Jaksa Panggil Ivanka dan Trump Jr dalam Kasus Dugaan Pelanggaran Bisnis

5 Januari 2022

Jaksa Panggil Ivanka dan Trump Jr dalam Kasus Dugaan Pelanggaran Bisnis

Trump Organization dituduh menggelembungkan nilai real estatnya untuk mendapatkan pinjaman bank, dan mengurangi nilainya untuk menurunkan pajak


Gugatan Ditolak, Guru di New York Wajib Vaksinasi Covid-19 atau Cuti Setahun

2 Oktober 2021

Gugatan Ditolak, Guru di New York Wajib Vaksinasi Covid-19 atau Cuti Setahun

Guru dan staf sekolah di New York diwajibkan vaksinasi Covid-19 atau mengambil cuti di luar tanggungan hingga September 2022.


3 Benda Bersejarah Indonesia yang Selamat dari Perdagangan Ilegal Barang Antik

31 Agustus 2021

3 Benda Bersejarah Indonesia yang Selamat dari Perdagangan Ilegal Barang Antik

Nilai tiga barang antik berupa patung Seated Shiva, patung Seated Parvati, dan patung Seated Ganesha, ini sebesar Rp 1,23 triliun.


Kejaksaan Manhattan Kembalikan 3 Barang Antik ke Indonesia

23 Juli 2021

Kejaksaan Manhattan Kembalikan 3 Barang Antik ke Indonesia

Tiga barang antik yang dipulangkan ke Indonesia hari ini termasuk Siwa duduk, Parwati duduk, dan sosok Ganesha duduk.


5 Agenda Wisata Seru di Kota Manhattan, Bukan yang di New York

12 November 2019

5 Agenda Wisata Seru di Kota Manhattan, Bukan yang di New York

Jika berkunjung ke Kota Manhattan di Amerika Serikat, perhatikan apa saja agenda dan destinasi wisata yang menarik disambangi.


Ada Manhattan yang Sama Sekali Beda dengan Manhattan di New York

9 November 2019

Ada Manhattan yang Sama Sekali Beda dengan Manhattan di New York

Jika travelling ke Amerika Serikat dan main ke Manhattan, pastikan dulu Manhattan yang mana.


Detik-detik Helikopter Jatuh di Manhattan, AS

11 Juni 2019

Detik-detik Helikopter Jatuh di Manhattan, AS

Berikut detik-detik helikopter jatuh di atap gedung pencakar langit di Manhattan, kota New York, Amerika Serikat, Senin sore, 10 Juni 2019.


Helikopter Jatuh di Manhattan, Warga New York Teringat Teror 9/11

11 Juni 2019

Helikopter Jatuh di Manhattan, Warga New York Teringat Teror 9/11

Helikopter jatuh di tengah guyuran hujan di atap gedung pencakar langit di Manhattan, New York, AS , mengingatkan warga New York tentang teror 9/11.