Ini 9 Resolusi PBB mengenai Status Kota Yerusalem

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anak-anak Palestinina di depan Dome of the Rock di kota tua Yerusalem, pada Oktober 2014. Kota Yerusalem menjadi tempat bagi rumah ibadah Muslim, Yahudi dan Kristen. REUTERS/Ammar Awad

    Anak-anak Palestinina di depan Dome of the Rock di kota tua Yerusalem, pada Oktober 2014. Kota Yerusalem menjadi tempat bagi rumah ibadah Muslim, Yahudi dan Kristen. REUTERS/Ammar Awad

    TEMPO.COWashington -- Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, merayakan pesta Hanukkah pada Kamis malam, 7 Desember 2017 waktu setempat, sebagai perayaan khusus mengenai Kota Yerusalem. Hanukkah merupakan perayaan dalam tradisi Yahudi terkait tempat ibadah Mount Temple, yang dirayakan pada Desember.

    Trump baru saja mengumumkan status Kota Yerusalem sebagai ibukota Israel. Pengumuman yang dilakukan di Gedung Putih pada Rabu, 6 Desember 2017, ini menjadi perhatian masyarakat global.

    Baca: Alasan Yerusalem Bukan Ibukota Israel

     

    "Saya tahu benar bahwa banyak orang merasa bahagia di dalam ruangan ini," kata Trump saat memasuki ruangan pesta. "Acara ini akan menjadi sangat spesial."

    Baca: Sekjen PBB Guterres Kritik Keputusan Trump Soal Yerusalem

     

    Acara pesta ini dihadiri sejumlah pemuka agama Yahudi seperti Rabbi Meir Soloveichik dan orang yang selama dari Holocaust Louise Lawrence-Israels.

    Mengenai keputusan Trump terkait status Kota Yerusalem, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa, Antonio Guterres, mengkritik keras  karena keputusan itu dinilai akan menghambat proses damai antara Israel dan Palestina.

    Uni Eropa dan negara-negara Arab juga mengecam keputusan itu. Paus Francis meminta agar status Yerusalem sebagai kota internasional yang dilindungi PBB dijaga.

    Berikut ini sembilan resolusi Dewan Keamanan dan Sidang Umum PBB mengenai status Kota Yerusalem, yang dilanggar Trump dengan keputusannya itu.

    POLITICO | REUTERS | NY TIMES


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.