Senin, 20 Agustus 2018

Time Pilih Para Korban Pelecehan Seksual sebagai Tokoh Tahun Ini

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ekspresi aktris Ashley Judd saat berorasi dalam Women's March di Washington, AS, 21 Januari 2017. Menjelang digelarnya aksi besar ini, banyak selebritis papan atas yang menunjukkan dukungannya melalui akun sosial media mereka. AP Photo/Jose Luis Magana

    Ekspresi aktris Ashley Judd saat berorasi dalam Women's March di Washington, AS, 21 Januari 2017. Menjelang digelarnya aksi besar ini, banyak selebritis papan atas yang menunjukkan dukungannya melalui akun sosial media mereka. AP Photo/Jose Luis Magana

    TEMPO.CO, Jakarta - Majalah Time menobatkan sekelompok perempuan yang dinamai "Pemecah Kebisuan" (The Silence Breakers) sebagai tokoh untuk tahun 2017.

    Time menempatkan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pada peringkat kedua dan Presiden Cina Xi Jinping sebagai peringkat ketiga.

    Baca: Semua Presiden Indonesia Pernah Jadi Cover TIME

     

    Pemimpin redaksi majalah Time, Edward Felsenthal, menampilkan wajah para perempuan pemenang pada sampul majalah itu dan ditayangkan acara televisi Today, Rabu, 6 Desember 2017, waktu setempat.

    Baca: Trump Klaim Jadi Person of The Year Majalah Time, Ternyata ...

     
    Sampul Time menampilkan aktris Ashley Judd, penyanyi Taylor Swift, mantan teknisi Uber Susan Fowler, dan foto seorang perempuan dengan wajah disamarkan. Ini untuk mewakili para perempuan yang belum muncul ke permukaan menyampaikan kisah mereka.

    "Ini merupakan perubahan sosial tercepat yang kita lihat dalam beberapa dekade terakhir. Ini dimulai dengan sejumlah individu yang bertindak berani baik dari ratusan perempuan dan beberapa lelaki, yang maju ke depan dan menceritakan pengalamannya terkait pelecehan seksual dan menjadi korban serangan," kata Felsenthal seperti dilansir USA Today, Rabu, 6 Desember 2017, waktu setempat.

    Dia melanjutkan,"Wajah yang ditampakkan hanya sebagian di sampul depan itu merupakan wajah dari seorang perempuan yang bicara kepada kami. Dia bekerja sebagai petugas di sebuah rumah sakit dan menceritakan kisahnya. Masih ada sejumlah perempuan lainnya yang belum bisa maju ke depan karena mengkhawatirkan keselamatan dirinya."

    Acara Today show sendiri baru saja mengalami skandal pelecehan seksual yang melibatkan mantan pembawa acaranya yaitu Matt Lauer. Acara ini juga dihadiri aktris Alyssa Milano dan pembuat tagar #MeToo Tarana Burke, yang ikut berbicara mengenai sampul depan majalah Time terkait pengalaman mereka dengan pelecehan seksual.

    "Ini hanya awal. Sejak awal saya katakan ini bukan hanya sesaat. Ini sebuah gerakan," kata Burke.

    Nama Harvey Weinstein, yang merupakan seorang produser terkenal Hollywood, muncul dan memicu terbukanya berbagai skandal pelecehan seksual pada 2017 ini. Kisahnya ikut ditulis dalam edisi Time kali ini. Judd merupakan salah satu dari sekitar 80 perempuan yang menuduh Weinstein pernah melakukan pelecehan seksual.

    Lalu ada kisah aktris Selma Blair, yang menuding sutradara James Toback melakukan pelecehan. Dan ada Taylor Swift yang menceritakan kisahnya melawan David Mueller, seorang DJ radio di Denver di pengadilan.

    "Ketika juri menyatakan saya menang dalam kasus ini, orang yang menyerang saya secara seksual diperintahkan untuk membayar secara simbolis $1," kata Swift kepada Time lewa surat elektronik. "Hingga saat ini dia belum membayar saya dolar itu. Dan saya pikir sikap pembangkangannya itu menjadi simbol tersendiri."

    Majalah Time juga mencantumkan sejumlah individu lainnya yang dinilai berkontribusi terhadap pemberitaan selama 2017. Ada CEO Amazon, Jeff Bezos, pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, dan Colin Kaepernick, yang merupakan pemain rugby dan dikenal dengan inisiatifnya memprotes rasisme dan kebrutalan polisi. Lalu ada penasehat khusus Robert Mueller dan Pangeran Arab Saudi, Mohammed bin Salman.

    Donald Trump sempat menarik perhatian publik pada bulan lalu saat dia mencuit bahwa dia menolak dinobatkan sebagai "person of the year" oleh Time. Majalah Time menjelaskan Trump keliru dalam menjelaskan cara majalah itu memilih kandidatnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Twice Konser Di Jakarta

    Twice akan mengunjungi Jakarta pada 25 Agustus 2018. Konser ini adalah pertunjukan pertama mereka di Indonesia. Berikut fakta-fakta tentang mereka.