Pangeran Arab Saudi Alwaleed Ditahan, Bill Gates Membela

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pangeran Alwaleed bin Talal, milioner kaya yang ditangkap Komisi Anti Korupsi Arab Saudi, memiliki dua pesawat pribadi, yaitu Boeing 747-400 dan Airbus A380. Pesawat 747-400 miliknya dirancang ulang dengan sebuah kursi tahta megah dan mewah terletak di tengah ruang tamu. news.gr

    Pangeran Alwaleed bin Talal, milioner kaya yang ditangkap Komisi Anti Korupsi Arab Saudi, memiliki dua pesawat pribadi, yaitu Boeing 747-400 dan Airbus A380. Pesawat 747-400 miliknya dirancang ulang dengan sebuah kursi tahta megah dan mewah terletak di tengah ruang tamu. news.gr

    TEMPO.CO, Jakarta - Selama bertahun tahun, Pangeran Arab Saudi Alwaleed bin Talal dikenal memiliki bisnis dengan Barat. Namun, sepertinya tidak ada yang memberikan dukungan atau melawan ketika dia ditahan beberapa minggu lalu oleh Komite Antikorupsi Arab Saudi.

    Alwaleed, yang masuk ke dalam daftar orang terkaya di dunia Arab dengan kekayaan yang mencapai US$ 18,7 miliar atau sekitar Rp 253 tiliun, adalah pemegang saham kedua terbesar di Twitter Inc.

    Baca: Arab Saudi Bekukan Rekening Tersangka Korupsi, Alwaleed bin Talal

    Pangeran Alwaleed bin Talal saat berada di High Court, London, Inggris, 2 Juli 2013. Alwaleed juga pernah membeli sebuah kapal layar mewah yang amat mahal dari Presiden AS Donald Trump. Pada 2015, Alwaleed pernah berjanji akan mendonasikan kekayaannya sebanyak 32 miliar dolar saat dia meninggal dunia kelak. REUTERS/Neil Hall

    Dia juga memiliki saham besar di Apple, Rupert Murdoch's News Corp., Citigroup, Four Seasons, Fairmont, dan jaringan hotel Movenpick.

    "Alwaleed juga investor di layanan kendaraan online Lyft dan Careem, keduanya pesaing Uber di Amerika Serikat dan Timur Tengah," tulis Daily Sabah.

    Taipan berusia 62 tahun itu memiliki banyak mitra dan telah menginvestasikan duitnya triliunan rupiah di Barat, namun mereka tidak memberikan dukungan sedikitpun ketika dia ditangkap.

    "Mereka bungkam karena takut mengritik sikap tegas Putra Mahkota Mohammed bin Salman yang memimpin Komite Antikorupsi."

    Baca juga: Pangeran Alwaleed dalam Silsilah Keluarga Kerajaan Arab Saudi

    Hanya Bill Gates, salah satu mitra Alwaleed yang berani bicara lantang pada Senin, 27 November 2017. Menurutnya, Alwaleed adalah mitra penting dalam kegiatan amal.

    "Pangeran Alwaleed adalah mitra penting di yayasan saya untuk membantu anak-anak di seluruh dunia. Kami bekerja bersama-sama menghentikan polio, campak, dan penyakit lain," kata Gates.

    Pendiri Microsoft Inc. ini menambahkan, Alawaleed memiliki komitmen melakukan kegiatan amal.

    FPC. Trik Bill Gates.

    Sebelumnya pada awal bulan ini, CEO Citigroup, Michael Corbat, menyebut bahwa miliader Arab Saudi tersebut sebagai seorang yang konsisten dan pendukung yang loyal.

    Sejumlah media melaporkan Alwaleed adalah di antara tahanan kaya Arab Saudi yang disiksa oleh tentara bayaran Amerika Serikat.

    Baca: Pangeran Terkaya Saudi, Alwaleed, Serahkan Aset agar Tak Dihukum

    Menurut sebuah laporan, Alwaleed digantung dengan posisi kepala di bawah untuk menunjukkan sebagai pesan setelah dia bertemu dengan Putra Mahkota Mohammed bin Salman. Arab Saudi menahan sedikitnya 40 pangeran dan 200 pengusaha serta pejabat Kerajaan pada 4 November 2017 setelah mereka diduga korupsi uang negara.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.