Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Jepang Deteksi Persiapan Uji Coba Rudal Korea Utara

image-gnews
Amerika Serikat sukses melakukan uji coba terakhir rudal pertahanan udara SM-6 Dual I yang dapat menghancurkan rudal balistik, pada 30 Agustus 2017, beberapa hari setelah Korea Utara meluncurkan rudal balistiknya melewati Jepang. Rudal SM-6 sebelumnya dikenal sebagai rudal pertahanan udara dan perang anti kapal permukaan. U.S. Navy/raytheon.com
Amerika Serikat sukses melakukan uji coba terakhir rudal pertahanan udara SM-6 Dual I yang dapat menghancurkan rudal balistik, pada 30 Agustus 2017, beberapa hari setelah Korea Utara meluncurkan rudal balistiknya melewati Jepang. Rudal SM-6 sebelumnya dikenal sebagai rudal pertahanan udara dan perang anti kapal permukaan. U.S. Navy/raytheon.com
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Jepang mendeteksi persiapan uji coba rudal Korea Utara dari sinyal radio dan aktivitas radar pangkalan udara negara yang diisolasi masyarakat internasional.

Media Jepang dan Korea Selatan pada Selasa, 28 November 2017 mengatakan, aparat mereka telah mendeteksi sinyal radio yang mengindikasikan Korea Utara mungkin sedang mempersiapkan uji coba rudal balistik terbarunya.

Baca: Korea Utara Bikin Kapal Selam 3000 Ton dengan Rudal Nuklir

Sumber pemerintah Jepang mengatakan,  radar pelacakan rudal diaktifkan pada basis yang tidak ditentukan pada hari Senin, 28 November 2017 dan terjadi lalu lintas telekomunikasi yang cepat.

"Memang benar gerakan aktif telah terdeteksi di sebuah basis rudal Korea Utara. Tanda-tanda seperti yang terlihat Senin ini sering terdeteksi," kata sumber tersebut, seperti dilansir Daily Mail pada 28 November 2017.

"Kita perlu melakukan monitoring lebih dalam lagi sebelum menentukan apakah Korea Utara sedang mempersiapkan peluncuran rudal atau bersiap untuk latihan musim dingin yang dimulai pada hari Jumat ini."

Baca: Korea Utara Tolak Berunding jika AS Terus Latihan Militer

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Korea Utara telah memicu kekhawatiran internasional atas program rudal nuklirnya yang dilarang, namun belum meluncurkan uji coba rudal sejak 15 September. Kemungkinan sanksi internasional telah berdampak bagi negara itu.

Pada awal September lalu, Korea Utara melakukan uji coba nuklir keenam dan melakukan peluncuran rudal jarak menengah di atas wilayah udara Jepang. Namun ketegangan diperkirakan akan meningkat lagi saat Amerika Serikat dan Korea Selatan memulai latihan angkatan udara skala besar pada hari Senin pekan depan.

Baca: Hadapi Korea Utara, Jepang Beli F-35 dan Standar Missile

Latihan lima hari, Vigilant Ace, melibatkan 12.000 personel Amerika Serikat dan Korea Selatan dengan menerbangkan lebih dari 230 pesawat termasuk pesawat tempur siluman F-22 ROT dan senjata mutakhir lainnya di pangkalan militer Amerika Serikat dan Korea Selatan.

Korea Utara secara rutin mengecam latihan semacam itu dan menganggapnya sebagai provokasi. Sanksi Amerika Serikat maupun Dewan Keamanan PBB dianggap tidak pernah berhasil.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Terlibat Banyak Skandal, Jepang Copot Sejumlah Pejabat Pertahanan

1 hari lalu

Komandan Shingo Nashinoki, dan prajurit Brigade Penyebaran Cepat Amfibi (ARDB) Pasukan Bela Diri Darat Jepang, unit marinir pertama Jepang sejak Perang Dunia Kedua, ikut serta dalam latihan militer seperti yang diamati oleh Marinir A.S., di dekat pulau Irisuna yang tidak berpenghuni ke Okinawa, Jepang, 15 November 2023. REUTERS/Issei Kato
Terlibat Banyak Skandal, Jepang Copot Sejumlah Pejabat Pertahanan

Jepang pada Jumat memecat dan menskors sejumlah pejabat pasukan pertahanan karena berbagai masalah termasuk kesalahan penanganan informasi sensitif


11 Rekomendasi Oleh-oleh Snack dari Jepang, Cokelat hingga Rice Crackers

2 hari lalu

Taiyaki, kue kering Jepang berbentuk ikan yang diisi dengan cokelat, custard, atau pasta kacang merah (Pixabay)
11 Rekomendasi Oleh-oleh Snack dari Jepang, Cokelat hingga Rice Crackers

Bukan hanya elektronik dan kosmetik, makanan kecil atau snack Jepang kuga terkenal dengan rasanya yang enak dan unik.


Viral Kuliner Mochi di Jembatan Ciheuleut Bogor, Ini Kue Beras Asal jepang

2 hari lalu

Ilustrasi mochi. Wiki-travel.com
Viral Kuliner Mochi di Jembatan Ciheuleut Bogor, Ini Kue Beras Asal jepang

Viral Kuliner Mochi di Jawa Barat, tepatnya di Jembatan Ciheuleut di atas Jalan Tol Jagorawi. Apa itu Mochi?


Penyebab dan Bahaya Gelombang Panas Ekstrem Seperti di Jepang

3 hari lalu

Seorang wanita mendinginkan diri di bawah mesin pendingin kabut di tengah gelombang panas di Tokyo, Jepang, 9 Juli 2024. Beberapa hari terakhir ini pihak berwenang telah mengeluarkan peringatan serangan panas di sebagian besar wilayah negara itu, dengan mengimbau penduduk untuk menghindari berolahraga di luar ruangan dan menggunakan AC. REUTERS/Issei Kato
Penyebab dan Bahaya Gelombang Panas Ekstrem Seperti di Jepang

Jepang sedang mengalami gelombang panas ekstrem yang mencapai lebih dari 40 derajat Celcius. Apa penyebabnya dan seberapa bahayanya?


Undang Israel dalam Peringatan Serangan Bom Atom, Hiroshima Tuai Kecaman

5 hari lalu

Orang-orang berdoa di depan cenotaph untuk para korban bom atom 1945, pada peringatan bom atom pertama di dunia, di Peace Memorial Park di Hiroshima, Jepang barat, dalam foto yang diambil oleh Kyodo pada 6 Agustus,  2023. Kredit wajib Kyodo/melalui REUTERS
Undang Israel dalam Peringatan Serangan Bom Atom, Hiroshima Tuai Kecaman

Pemerintah Kota Hiroshima di Jepang menuai kecaman karena mengundang Israel dalam upacara perdamaian tahunan pada 6 Agustus


Traveling ke Jepang akan Lebih Berkesan jika Tidak Melakukan Tiga Kesalahan Ini

5 hari lalu

Kuil Rinnoji di Nikko, Kanto, Jepang. Foto: TEMPO | Istiqomatul Hayati.
Traveling ke Jepang akan Lebih Berkesan jika Tidak Melakukan Tiga Kesalahan Ini

Kotanya yang modern, kuil-kuilnya yang bersejarah, kulinernya yang lezat adalah beberapa hal yang paling menarik di Jepang.


Duta Besar AS Minta Maaf atas Kekerasan Seksual yang Dilakukan Tentara pada Perempuan Jepang

5 hari lalu

Duta Besar AS untuk Jepang, Rahm Emanuel. REUTERS/Issei Kato
Duta Besar AS Minta Maaf atas Kekerasan Seksual yang Dilakukan Tentara pada Perempuan Jepang

Duta Besar Amerika Serikat untuk Jepang menyayangkan tindak kejahatan seksual yang dilakukan personel militer Amerika Serikat yang bertugas di Okinawa


2 Tahun Pembunuhan Eks Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, Dendam Tetsuya Yamagami

6 hari lalu

Mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe meninggal dunia pada 8 Juli 2022. Ia tewas ditembak saat tengah berpidato di Kota Nara, Jepang. REUTERS
2 Tahun Pembunuhan Eks Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, Dendam Tetsuya Yamagami

Dua tahun berlalu sejak peristiwa penembakan yang menewaskan eks Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe. Berikut kilas baliknya. Siapa pembunuhnya?


BKKBN Indonesia Tergetkan Anak Perempuan: Ini Kebijakan Sederet Negara yang Angka Kelahirannya Turun

6 hari lalu

Berapa jumlah penduduk bumi saat ini? Hingga tahun 2024, penduduk bumi mencapai hampir 10 miliar. Berikut ini daftar negara dengan populasi terbanyak. Foto: Canva
BKKBN Indonesia Tergetkan Anak Perempuan: Ini Kebijakan Sederet Negara yang Angka Kelahirannya Turun

Indonesia disebut-sebut sedang mengalami penurunan angka kelahiran.


4 Fakta Kasus Revi Cahya Sulihatun, Warga Kebumen yang Ditangkap di Jepang karena Narkoba

7 hari lalu

Ilustrasi Sabu. TEMPO/Subekti
4 Fakta Kasus Revi Cahya Sulihatun, Warga Kebumen yang Ditangkap di Jepang karena Narkoba

Revi Cahya Sulihatun, warga Kabupaten Kebumen, ditangkap otoritas Jepang. Sebelumnya dilaporkan hilang