Vladimir Putin, Erdogan, Hassan Rouhani Bakal Bahas Suriah

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Komandan distrik militer Rusia Barat Andrei Kartapolov, Menteri Pertahanan Sergei Shoigu, Presiden Vladimir Putin dan Panglima Tertinggi Angkatan Laut Rusia Vladimir Korolev berjalan di sepanjang Tenggat Admiralty menjelang parade Angkatan Laut di St. Petersburg, Rusia, 30 Juli, 2017. REUTERS

    Komandan distrik militer Rusia Barat Andrei Kartapolov, Menteri Pertahanan Sergei Shoigu, Presiden Vladimir Putin dan Panglima Tertinggi Angkatan Laut Rusia Vladimir Korolev berjalan di sepanjang Tenggat Admiralty menjelang parade Angkatan Laut di St. Petersburg, Rusia, 30 Juli, 2017. REUTERS

    TEMPO.CO, Sochi -- Presiden Rusia, Vladimir Putin, Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, dan Presiden Iran, Hassan Rouhani, bakal bertemu di kota Sochi, Rusia, pada Rabu, 22 Nopember 2017, waktu setempat. Mereka akan membahas mengenai upaya rekonsiliasi Suriah pasca kekalahan kelompok teroris ISIS di negara itu.

    Para pemimpin yang bakal hadir adalah Presiden Rusia, Vladimir Putin, Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, dan Presiden Iran, Hassan Rouhani.
    "Pertemuan puncak Sochi ini juga bakal menyiapkan landasan untuk digelarnya Kongres Dialog Nasional," begitu dilansir media Russia Today, Rabu, 22 Nopember 2017.

    Baca: Putin Segera Pensiun dari Politik?

     

    Menurut pernyataan Kremlin pada pekan lalu, pertemuan tiga negara ini digelar untuk mambahas secara mendalam proses rekonsiliasi Suriah. Ketiga pemimpin bakal langkah-langkah lanjutan untuk menjaga stabilitas di negara itu setelah berhasil mengalahkan kelompok teroris dan berkurangnya tindak kekerasan di Suriah.

    Baca: Peluk Putin, Assad: Terimakasih Sudah Selamatkan Negara Kami

     
    Menurut Russia Today, kongres ini nantinya bakal diikuti utusan pemerintah Suriah, dan berbagai kelompok yang selama ini bertikai dengan pemerintah Damaskus. Namun, Turki enggan melakukan pembicaraan langsung dengan kelompok Kurdi, yang berupaya merdeka. Pada saat yang sama kelompok oposisi Suriah juga terlihat masih skeptis untuk membahas upaya perdamaian dengan pemerintah Damaskus.

    Pertemuan puncak tiga negara tadi terjadi dua hari setelah pertemuan tidak diduga antara Putin dengan Presiden Suriah, Bashar Assad. Assad datang ke Sochi pada Senin, 20 Nopember 2017. Dalam pertemuan ini, Assad mengatakan bantuan pasukan Rusia dalam menghadapi kelompok teroris ISIS membuat Suriah mampu bertahan.

    Sebelumnya, Vladimir Putin juga dikabarkan telah berbicara lewat sambungan telepon dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dan Raja Arab Saudi, Salman bin Abdul Aziz. Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov, mengatakan Moskow dan Washington telah mencapai kesepakatan yang berkelanjutan mengenai Suriah. Walaupun saat ini masih ada masalah besar dalam menghadapi kelompok teroris dan ekstrimis.

    RUSSIA TODAY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.