Presiden Zimbabwe Bertemu Militer, Mugabe Menolak Mundur

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Zimbabwe, Robert Mugabe memberikan pidato dalam acara ulang tahunnya ke-92 di Harare, 27 Februari 2016. AP/Tsvangirayi Mukwazhi

    Presiden Zimbabwe, Robert Mugabe memberikan pidato dalam acara ulang tahunnya ke-92 di Harare, 27 Februari 2016. AP/Tsvangirayi Mukwazhi

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Zimbabwe Robert Mugabe untuk pertama kali tampil di depan publik, Kamis, 16 November 2017, sehari setelah militer mengambil alih pemerintahan.

    Koran resmi milik negara, Herald, menampilkan sejumlah foto pertemuan Mugabe dengan Kepala Staf Angkatan Bersenjata Zimbabwe, Jenderal Constantino Chiwenga, dan utusan khusus Afrika Selatan.

    Baca: Oposisi Zimbabwe Desak Mugabe Mundur

    Militer Zimbabwe terlihat berada di dekat kendaraan lapis baja di pinggir jalanan Harare tengah, Zimbabwe, 16 November 2017. Tindakan niliter Zimbabwe guna memulihkan situasi Zimbabwe juga untuk menjamin keamanan dan kesejahteraan Presiden Republik Zimbabwe Robert Mugabe beserta keluarganya. REUTERS

    "Pertemuan yang digelar di Istana Negara tersebut dihadiri pula oleh Menteri Pertahanan Zimbabwe, Sydney Sekeramai dan Menteri Keamanan Negara, Kembo Mohadi," situs berita China.org melaporkan.

    Dalam pertemuan tersebut, tulis Vanguard, Mugabe menolak mengundurkan diri sebagai Presiden Zimbabwe.

    "Meskipun ditekan dan sempat tertidur dalam pertemuan tersebut, Mugabe menolak mundur dan siap bekerja sukarela," koran Herald melaporkan.

    Pertemuan di Harare itu digelar setelah kisruh politik yang dipicu oleh ulah militer memblokade jalan, mengambil alih televisi pemerintah dan menempatkan para pemimpin veteran ke dalam tahanan rumah.Militer Zimbabwe terlihat berada di dekat kendaraan lapis baja di depan kantor Presiden Robert Mugabe di Harare tengah, Zimbabwe, 16 November 2017. Tentara dan kendaraan tempur memblokade jalanan menuju kantor pusat pemerintah, parlemen, dan pengadilan di Harare tengah. AP Photo

    "Mereka bertemu hari ini. Dia menolak mengundurkan diri. Saya rasa dia sedang mengulur waktu," kata seorang sumber dekat militer yang menolak disebutkan namanya.

    Baca: Presiden Mugabe Jalani Tahanan Rumah di Zimbabwe

    Militer Zimbabwe mengambil alih kekuasaan pada Rabu, 15 November 2017, setelah mereka kecewa dengan kondisi ekonomi di negara itu. Mereka menolak dituding melakukan kudeta, namun mengakui bahwa aksi yang mereka lakukan adalah untuk menangkap "para penjahat di pemerintahan" karena dianggap bertanggung jawab atas kondisi ekonomi Zimbabwe.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.