Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Korea Utara Diduga Uji Coba Rudal Berbahan Bakar Solild

Reporter

Editor

Budi Riza

image-gnews
Iklan

TEMPO.COSeoul -- Pemerintah Korea Utara telah menghentikan eksperimen senjata nuklir dan peluncuran rudal balistik sejak 15 September 2017. Ini membuat munculnya harapan Korea Utara bisa berdialog dengan Amerika Serikat dan Korea Selatan.

Namun media Jepang Asahi Shimbun, seperti dikutip media Korea yaitu Korea Herald, mengatakan rezim Kim Jong Un sebenarnya masih aktif mengembangkan teknologi persenjataan mereka.

Baca: Sirene Terdengar Mengerikan di Korea Utara, Ada Apa?

 

"Pyongyang telah menggelar serangkaian uji coba mesin combustion untuk diisi dengan bahan bakar jenis baru yaitu solid fueled," begitu ditulis Korea Herald, Selasa, 14 Nopember 2017.

Baca: Prajurit Korea Utara Berhasil Membelot ke Korea Selatan

 
Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Eksperimen ini, menurut sumber militer yang dikutip secara anonim, dilakukan pada periode antara 15 -- 21 Oktober 2017. Ini diketahui dari foto-foto satelit, yang aktif memfoto berbagai lokasi uji coba nuklir Korea Utara. Foto-foto ini lalu dianalisi oleh lembaga 38 North of the US-Korea Institute di Johns Hopkins School of Advanced International Studies.

Para ahli mengatakan rezim Korea Utara mengambil waktu lebih lama untuk menganalisis situasi sebelum membuat langkah berikutnya. "Program senjata Korea Utara nyaris rampung dan rezim itu menyadari bahwa program ini bisa menjadi game-changer dalam situasi seperti saat ini," kata Koh Yu-hwan, yang merupakan seorang profesor di Dongguk University di Seoul.

Kementerian Luar Negeri Korea Utara sendiri telah menyatakan tujuan utama dari pengembangan senjata nuklir ini adalah "keseimbangan kekuatan" dengan Amerika Serikat. Tindakan provokasi terakhir Korea Utara adalah menembakkan rudal balistik jarak menengah, yang terbang di atas Pulau Hokkaido, yang terletak di bagian utara Jepang. Ini menunjukkan Korea Utara mampu menyerang Pulau Guam, yang merupakan bagian dari wilayah AS.

Dalam suratnya pada Senin kemarin, Korea Utara menyatakan akan melanjutkan pengembangan senjata rudal nuklir. Surat ini ditujukan kepada Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa, Antonio Guterres. Surat ini diluncurkan bersamaan pada saat latihan gabungan militer AS, Korsel dan Jepang, yang sedang berlangsung di lautan Pasifik Barat selama empat hari dari 11 -- 14 Nopember 2017.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Korea Utara Kecam Deklarasi NATO soal Pengiriman Senjata ke Rusia

23 jam lalu

Korea Utara Kecam Deklarasi NATO soal Pengiriman Senjata ke Rusia

Korea Utara pada Sabtu 13 Juli 2024 mengkritik deklarasi KTT NATO yang mengecam ekspor senjatanya ke Rusia


Korea Utara Uji Coba Rudal Balistik Baru untuk Hulu Ledak Super Besar

12 hari lalu

Sebuah rudal diluncurkan, ketika media pemerintah melaporkan Korea Utara melakukan uji coba rudal hipersonik berbahan bakar padat jarak menengah dan jauh, di lokasi yang tidak diketahui di Korea Utara, 2 April 2024.  KCNA melalui REUTERS
Korea Utara Uji Coba Rudal Balistik Baru untuk Hulu Ledak Super Besar

Korea Utara telah melakukan uji coba rudal balistik taktis baru yang mampu membawa hulu ledak super besar


Korban Serangan Hamas 7 Oktober Gugat Iran, Suriah dan Korea Utara di Pengadilan AS

12 hari lalu

Jonathan Greenblatt. Gage Skidmore/Wikipedia
Korban Serangan Hamas 7 Oktober Gugat Iran, Suriah dan Korea Utara di Pengadilan AS

Iran, Suriah dan Korea Utara dituduh memberi dukungan kepada Hamas dalam sebuah gugatan yang diajukan lebih dari 100 korban serangan 7 Oktober di Israel.


Korut Tuding AS Ciptakan NATO Versi Asia Bersama Jepang dan Korsel

13 hari lalu

Kapal induk bertenaga nuklir AS Theodore Roosevelt (CVN 71), berlabuh di Busan, Korea Selatan, 22 Juni 2024.  Kapal induk bertenaga nuklir Amerika Serikat, Theodore Roosevelt tiba di Busan untuk latihan militer gabungan bulan ini dengan negara tuan rumah dan Jepang. Song Kyung-Seok/Pool via REUTERS
Korut Tuding AS Ciptakan NATO Versi Asia Bersama Jepang dan Korsel

Kementerian Luar Negeri Korea Utara (Korut) menuduh Jepang, Amerika Serikat dan Korea Selatan menciptakan "NATO versi Asia"


Top 3 Dunia: Liga Arab Keluarkan Hizbullah dari Daftar Teroris hingga Penyerang Kedutaan Israel Tewas

13 hari lalu

Seseorang tergeletak di tanah, saat petugas polisi menjaga area tersebut setelah serangan, dekat kedutaan Israel di Beograd, Serbia, 29 Juni 2024. REUTERS/Zorana Jevtic
Top 3 Dunia: Liga Arab Keluarkan Hizbullah dari Daftar Teroris hingga Penyerang Kedutaan Israel Tewas

Berita Top 3 Dunia pada Ahad 30 Juni 2024 diawali oleh kabar Liga Arab mengeluarkan kelompok Hizbullah Lebanon dari daftar organisasi teroris.


Pejabat Korea Utara Pakai Pin Kim Jong Un untuk Pertama Kali

13 hari lalu

Pejabat Korea Utara Pakai Pin Kim Jong Un untuk Pertama Kali

Pejabat Korea Utara untuk pertama kalinya mengenakan pin bergambar Kim Jong Un di depan umum


Lebih 40 Negara Anggota PBB Kecam Transfer Senjata dari Rusia ke Korea Utara

14 hari lalu

Lebih 40 Negara Anggota PBB Kecam Transfer Senjata dari Rusia ke Korea Utara

Lebih dari 40 negara anggota PBB, termasuk Amerika Serikat pada akhir pekan mengecam transfer senjata "melanggar hukum" yang dilakukan Rusia ke Korea


Amerika Serikat, Korea Selatan, Jepang Mengutuk Kerja Sama Militer Moskow-Pyongyang

18 hari lalu

Presiden Rusia Vladimir Putin dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menghadiri upacara perpisahan sebelum keberangkatan Putin di bandara di Pyongyang, Korea Utara 19 Juni 2024. Sputnik/Gavriil Grigorov/Pool via REUTERS
Amerika Serikat, Korea Selatan, Jepang Mengutuk Kerja Sama Militer Moskow-Pyongyang

Amerika Serikat, Korea Selatan dan Jepang mengutuk kerja sama militer Korea Utara dan Rusia karena sama dengan memperpanjang penderitaan Ukraina.


Kapal Induk Nuklir Amerika Roosevelt Mendarat di Busan, Korea Utara Protes

18 hari lalu

Kapal induk Amerika Serikat USS Theodore Roosevelt melakukan pengisian ulang pasokan di laut dengan kapal perusak berpeluru kendali kelas Arleigh Burke USS Ralph Johnson pada 11 Juni 2024. US Navy Photo.
Kapal Induk Nuklir Amerika Roosevelt Mendarat di Busan, Korea Utara Protes

Kapal induk bertenaga nuklir Amerika Serikat, USS Theodore Roosevelt, mendarat di Korea Selatan sebelum ke Laut Merah.


Menengok Hasil Pertemuan Vladimir Putin dengan Presiden Vietnam

19 hari lalu

Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Vietnam To Lam mengikuti acara yang dihadiri oleh Asosiasi Persahabatan Vietnam dan generasi alumni Vietnam yang belajar di Rusia di Hanoi Opera House di Hanoi pada 20 Juni 2024. MANAN VATSYAYANA/Pool via REUTERS
Menengok Hasil Pertemuan Vladimir Putin dengan Presiden Vietnam

Lawatan Presiden Rusia Vladimir Putin terjadi dalam suasana seremonial militer dengan sambutan meriah dari para pemimpin Komunis Vietnam.