Raja Salman Bertemu Saad Hariri di Riyadh

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Saad al-Hariri. REUTERS

    Saad al-Hariri. REUTERS

    TEMPO.CORiyadh -- Raja Arab Saudi, Salman, bertemu dengan mantan Perdana Menteri Lebanon, Saad al-Hariri saat dia kembali ke Riyadh dari perjalanan ke Madinah.

    Hariri juga bertemu dengan Putra Mahkota Mohammed bin Salman, Pangeran Muqrin bin Abdul Aziz, Gubernur Riyadh Faisal bin Bandar bin Abdulaziz, dan Menteri Dalam Negeri, Pangeran Abdulaziz bin Saud bin Naif.

    Baca:  Lebanon Minta Arab Saudi Klarifikasi Penahanan Hariri

     

    Media Alarabiya tidak menjelaskan secara detil apakah pertemuan ini juga membahas soal pengunduran diri Hariri, yang terjadi secara tiba-tiba pada pekan lalu.

    Baca: Hizbullah: Arab Saudi Paksa PM Lebanon Mundur

     

    Dalam berita terpisah, Reuters melansir pengunduran diri Hariri merupakan hal yang mengejutkan bahkan bagi Hariri sendiri. Saat Hariri tiba di Riyadh pada Jumat pekan lalu, tidak ada pejabat Saudi yang menyambutnya. Padahal itu adalah kunjungan kenegaraan seorang perdana menteri ke Raja Salman.

    "Saat pesawat Hariri mendarat di Riyadh, dia mendapat kesan ada yang aneh. Tidak ada seorangpun pejabat Saudi yang menyambutnya," begitu dilansir Reuters sambil mengutip sumber yang dekat dengan Hariri.

    Telpon genggamnya disita dan keesokan harinya, Hariri dipaksa mengumumkan pengunduran diri sebagai perdana menteri dalam pernyataan di sebuah televisi milik pemerintah Saudi.

    Pengunduran diri ini mengakibatkan Lebanon menjadi tidak pasti terkait persaingan antara kelompok konservatif Suni dari Saudi, yang mendukung Hariri dan kelompok Syiah dari Iran yang mendukung Hizbullah.

    Sumber yang dekat dengan Hariri, media Reuters melansir, Saudi memutuskan Hariri harus berhenti sebagai perdana menteri karena dia enggan melawan pengaruh Hizbullah.

    Arab Saudi dikabarkan menyiapkan Bahaa, yang merupakan saudara tua Hariri, sebagai penggantinya. Bahaa adalah tokoh politik Sunni terkemuka di Lebanon. Saat ini, Bahaa diyakini berada di Saudi. Sejumlah keluarga Hariri telah diminta datang ke Saudi untuk menyatakan kesetiaan. Namun, menurut Reuters, mereka menolak datang.

    REUTERS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.