Imam Besar Al Azhar Bertemu Paus, Bahas Apa?

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Paus Fransiskus menyapa Imam Besar al-Azhar Ahmed al-Tayeb saat audiensi pribadi di Vatikan, 7 November 2017. REUTERS/HO

    Paus Fransiskus menyapa Imam Besar al-Azhar Ahmed al-Tayeb saat audiensi pribadi di Vatikan, 7 November 2017. REUTERS/HO

    TEMPO.CO, Roma - Imam Besar Al-Azhar, Ahmed al-Tayeb, sedang berada di Roma, Italia, untuk bertemu dengan Paus Fransiskus. Keduanya bertekad memperkuat kerjasama untuk memerangi terorisme dan menciptakan perdamaian.

    Pertemuan kedua pemimpin agama itu terjadi pada Selasa, 7 November 2017. Keduanya bertemu di sela-sela konferensi yang diselenggarakan  komunitas St Egidio di Roma dengan tema "East and West towards civilized dialogue”.

    Baca: Paus Fransiskus Terima Pengunduran Diri Uskup Ruteng

    Ini merupakan kunjungan kedua pemimpin Muslim terkemuka Mesir itu ke Vatikan dalam dua tahun ini. Straits Times pada Rabu, 8 November 2017 menyebutkan keduanya membicarakan perihal ancaman radikalisasi dalam beragama.
     
    Keduanya juga bicara mengenai keharmonisan antarumat beragama, memperjuangkan keadilan, toleransi dan kesetaraan.

    Baca: Astronot kepada Paus Fransiskus: di Angkasa Hanya Ada Kedamaian

    Ahmed mengatakan Islam juga menghadapi bahaya dalam tubuhnya sendiri dan mengakui bahwa para pengikut agama tidak terhindar menjadi korban kekerasan.

    "Ini adalah kanker yang telah menyebar ke banyak bagian dunia dan Al-Azhar adalah lembaga keagamaan tertinggi di Mesir yang menawarkan sumber dan sumbangan untuk menemukan solusi atas kekerasan ini," katanya.

    Dia mengatakan ini setelah menghadiri sebuah sesi pertemuan, yang diselenggarakan oleh Saint Egidio, sebuah komunitas Kristen yang secara resmi diakui oleh Kota Vatikan.

    Ahmed mengatakan pertemuan tersebut juga membahas beberapa isu yang menghantui dunia saat ini dan mencari solusi untuk meringankan penderitaan rakyat.

    Ini adalah kunjungan kedua Ahmed ke Vatican. Pertemuan pertamanya dengan Paus pada Mei 2016 menandai sebuah langkah maju yang penting setelah lima tahun melakukan dialog antara Tahta Suci dan universitas bergengsi Al-Azhar.

    Pada April 2017, pemimpin 1,3 miliar umat katolik itu adalah Paus pertama yang mengunjungi markas Al-Azhar dan mengikuti konferensi perdamaian internasional.

    VATICAN RADIO|NEW STRAITS TIMES


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.