Trump Sukses Jual Peralatan Militer ke Korea Selatan

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • THAAD merupakan sistem pertahanan udara paling canggih yang dikembangkan Amerika Serikat. rudal THAAD tidak menghancurkan rudal balistik hulu ledak, tapi dengan energi kinetik pada fase terminal.  U.S. Department of Defense, Missile Defense Agency.  U.S. Department of Defense, Missile Defense Agency/Handout via Reuters

    THAAD merupakan sistem pertahanan udara paling canggih yang dikembangkan Amerika Serikat. rudal THAAD tidak menghancurkan rudal balistik hulu ledak, tapi dengan energi kinetik pada fase terminal. U.S. Department of Defense, Missile Defense Agency. U.S. Department of Defense, Missile Defense Agency/Handout via Reuters

    TEMPO.CO, Jakarta -Korea Selatan sepakat untuk membeli sejumlah peralatan militer strategis Amerika Serikat dengan harga miliar dollar Amerika Serikat. Istana presiden Korea Selatan, Cheong Wa Dae menjelaskan, kesepakatan itu dihasilkan dalam pertemuan tingkat tinggi antara Presiden Moon Jae-in dan Presiden Donald Trump pada hari Selasa, 7 November 2017.

    Baca: Ribuan Warga Korea Selatan Tolak Kunjungan Trump

    Peralatan militer yang akan dibeli Korea Selatan dari Amerika Serikat tidak disebutkan secara rinci. Dalam pernyataannya, Cheong Wa Dae  hanya menyebut peralatan yang akan dibeli itu adalah aset untuk mengamati dan kapal selam nuklir.

    "Ini perlu untuk meningkatkan kemampuan pertahanan Korea Selatan dan kemampuan pertahanan dua negara," kata Moon kepada wartawan setelah bertemu Trump, seperti dikutip dari Korea Times.

    Baca: Batal Kunjungi DMZ Perbatasan Korea Selatan, Trump Dikritik

    Menurut Trump, Amerika memiliki banyak peralatan militer yang sangat bagus. Ia pun mengungkapkan rencana Seoul untuk membeli peralatan militer dari Amerika dengan harga miliar dolar Amerika.

    "Korea Selatan akan memesan peralatan senilai miliaran dolar, terus terang saja bagi mereka itu punya banyak makna, dan bagi kami itu artinya pekerjaan, itu artinya mengurangi defisit perdagangan kami dengan Korea Selatan," kata Trump.

    Baca: Trump Pamerkan Kemesraan saat Tiba di Korea Selatan

    Trump dan Moon juga sepakat untuk meluaskan dan memperkuat penempatan aset Amerika Serikat di Semenanjung Korea dan sekitarnya.

    Kunjungan Trump ke Korea Selatan merupakan yang pertama kali dan kunjungan pertama presiden Amerika Serikat sejak 25 tahun terakhir. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.