Trump Tahu Akun Twitternya Tiba-Tiba Tidak Eksis

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Akun Twitter Donald Trump, @realdonaldtrump, sempat hilang selama 11 menit. (twitter.com)

    Akun Twitter Donald Trump, @realdonaldtrump, sempat hilang selama 11 menit. (twitter.com)

    TEMPO.COWashington DC- Akun Twitter Presiden Trump sempat dinonaktifkan oleh seorang karyawan Twitter pada hari kerja terakhir karyawan itu. Peristiwa ini memunculkan pertanyaan serius tentang keamanan akun media sosial yang digunakan Trump untuk mengumumkan agenda kerja, kebijakan penting, menjalin komunikasi dengan basis pemilihnya dan menyerang lawan-lawan politik.

    Baca:  Presiden Trump Dijadwalkan Kunjungi Asia Selama 12 Hari

    Manajemen Twitter, yang beberapa kali pernah menghentikan akun beberapa orang terkenal lainnya di masa lalu karena melanggar syarat dan ketentuan perusahaan, mangatakan penonaktifan itu terjadi pada Rabu malam, 1 November 2017 waktu setempat.

    Namun kasus yang menimpa Trump sangat jarang terjadi karena hanya melibatkan seorang staf bukan secara resmi manajemen perusahaan.

    Baca: Akun Twitter Donald Trump Sempat Hilang: Ternyata Ini Sebabnya

    Cuitan Presiden AS Donald Trump di Twitter.
    Peristiwa semacam itu menimbulkan pertanyaan mendalam dan meresahkan tentang siapa yang memiliki akses ke akun presiden dan kekuatan yang dimiliki akses. Penonaktifan tersebut juga datang pada saat Twitter sedang disorot terkait perannya dalam menyebarkan propaganda Rusia selama pemilihan Presiden AS 2016.

    Pada sekitar pukul 19.00 pada Kamis, orang yang mengunjungi akun Trump mendapati tulisan yang berbunyi " Maaf, halaman itu tidak ada !" selama sekitar lebih dari 10 menit.

    Baru pada pukul 20.05, Twitter mengeposkan sebuah pernyataan yang mengatakan bahwa akun Trump tidak sengaja dinonaktifkan karena kesalahan manusia oleh pegawai Twitter.

    "Akunnya mati selama 11 menit, dan sejak itu telah dipulihkan," demikian bunyi pernyataan Twitter. "Kami terus menyelidiki dan mengambil langkah untuk mencegah hal ini terjadi lagi."

    Namun, 2 jam kemudian, Twitter mengakui bahwa penonaktifan itu bukan disebabkan oleh kesalahan manusia atau kecelakaan. Investigasi awal menunjukkan akun Trump sengaja ditutup oleh karyawan bagian layanan  pelanggan Twitter, yang melakukan ini pada hari terakhir masa kerjanya.

    Twitter mengatakan akan melakukan review internal secara menyeluruh.

    Seperti dilansir Washington Post pada 3 November 2017, Presiden Donald Trump dilaporkan mengetahui soal raibnya akun Twitter miliknya.

    Seorang juru bicara dari Twitter mengatakan masih belum jelas siapa karyawannya, bagaimana karyawan tersebut mendapat akses ke akun presiden dan apakah ada pelanggaran keamanan menyebabkan penonaktifan berikutnya.

    Trump telah menggunakan akun ini sejak Maret 2009. Dia telah men-tweet lebih dari 36.000 kali dan memiliki 41,7 juta pengikut.

     Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. AFP/Jason Connolly

    Trump kembali berkicau di Twitter pada Kamis, pukul 8.05 malam, memuji peluncuran "Potongan Besar Pajak hari ini". Dia belum mencuit tentang penonaktifan tiba-tiba itu.

    WASHINGTON POST


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.