Peluncuran Rudal Rusia Dikhawatirkan Picu Invasi Alien

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Darpa mengembangkan Flying Missile Rail untuk mengimbangi Rudal Rusia dan Cina. Kredit: UAS Vision

    Darpa mengembangkan Flying Missile Rail untuk mengimbangi Rudal Rusia dan Cina. Kredit: UAS Vision

    TEMPO.CO, Jakarta - Warga di beberapa wilayah Rusia khawatir uji coba rudal nuklir dan balistik negara itu memancing invasi makhluk luar angkasa atau alien.

    Beberapa waktu lalu, warga di utara Rusia mengunggah foto dan video penampakan bola lampu raksasa di langit, yang memicu rumor tentang akhir dunia atau invasi alien.

    Baca: Rusia Luncurkan Rudal Satan 2, Mampu Hancurkan Satu Negara

    Penampakan tersebut bertepatan dengan peluncuran empat rudal balistik antarbenua yang diluncurkan Vladimir Putin sebagai bagian dari latihan untuk menguji koordinasi nuklir Rusia dari rudal berbasis darat, kapal selam dan penerbangan strategis.

    Pada saat yang sama, baik media maupun pejabat lokal kemudian mengaitkan peluncuran rudal dengan Northern Lights atau Aurora. Banyak penganut teori konspirasi telah mengaitkan Aurora dengan tanda-tanda kehadiran alien.

    Namun tidak ada pernyataan resmi dari militer Rusia untuk membenarkan dugaan tersebut.

    Baca: Ke Rusia, Arab Saudi Borong 5 Senjata Canggih Ini

    Sebuah video yang dirilis oleh Kementerian pertahanan Rusia menunjukkan sebuah perangkat peluncur darat menembaki rudal balistik Topol antar benua dari Kosmodrom Plesetsk di barat laut Rusia pada Kamis malam, 26 Oktober 2017. 

    Rudal tersebut melintasi hampir seluruh negeri, mencapai sasarannya di tempat uji coba di Kamchatka di timur jauh. Tidak lama setelahnya sebuah kapal selam nuklir kemudian juga melepaskan sebuah rudal dari Laut Barents dekat Norwegia yang berdampak sama dengan pengujian sebelumnya.

    Kapal selam lain di Laut Okhotsk di utara Jepang juga menembakkan 2 rudal ke seluruh Rusia namun dengan sasaran di arah lain, mencapai target pada kisaran pengujian di wilayah Arkhangelsk.

    Baca: Heboh Invasi Alien di Rusia, Ternyata ...

    Sebuah jet tempur tipe pengebom supersonik Tu-160 juga meluncurkan rudal jelajah ke sasaran di Rusia dan Kazakhstan.

    "Sesuai dengan Rencana Pelatihan Angkatan Bersenjata Federasi Rusia melakukan pelatihan pengelolaan Pasukan Nuklir Strategis Rusia," kata Kementerian Pertahanan Rusia, seperti yang dilansir Express.co.uk pada 28 Oktober 2017.

    Latihan itu juga muncul saat Kremlin tengah bersiap melawan kemungkinan sanksi baru Amerika Serikat yang oleh para pejabat Rusia digambarkan sebagai penyebab kekhawatiran dan cerminan sikap Washington yang tidak bersahabat dan bahkan bermusuhan terhadap Moskow. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.