Setelah 5 Bulan, Pertempuran di Marawi Berakhir

Reporter

Editor

Budi Riza

Sejumlah bangunan dan masjid yang hancur akibat pertempuran tentara Filipina dan militan Maute di Saduc proper, kota Marawi, Filipina, 22 Oktober 2017. Komandan militer utama Filipina mengumumkan kemenangan total atas militan Maute di kota Marawi. REUTERS/Romeo Ranoco

TEMPO.COManila - Pemerintah Filipina telah resmi mengumumkan berakhirnya pertempuran lima bulan di Kota Marawi selatan antara angkatan bersenjata dan milisi ISIS.

Menteri pertahanan Filipina, Delfin Lorenzana, mengumumkan hal itu pada Senin, 23 Oktober 2017 di Clark, Filipina, di sela-sela pertemuan menteri pertahanan regional Asia Tenggara.

Baca: Tiga Bulan Konflik Marawi, Maute Rencanakan Bom Bunuh Diri

"Tidak ada lagi milisi di Marawi," kata Delfin Lorenzana, seperti dilansir Reuters pada, Senin, 23 Oktober 2017.

Lorenzana mengatakan akan ada operasi militer lainnya dan enam batalyon pasukan akan tetap berada di Marawi. Dia tidak merinci operasi itu.

Baca :Setelah Marawi, ISIS Bersiap Serang Singapura dan Asia Timur

Pernyataan itu diberikan setelah kepala angkatan bersenjata Filipina, Jenderal Eduardo Ano, mengatakan setidaknya 42 mayat pemberontak ditemukan di 2 bangunan dan di sebuah masjid di zona pertempuran.

Pengepungan Marawi oleh pemberontak pro-Islam telah menjadi tantangan keamanan domestik terbesar bagi pemerintah Filipina selama bertahun-tahun.

Konflik itu berawal ketika ratusan gerilyawan menyerbu Marawi pada 23 Mei 2017 dalam sebuah serangan militer untuk mengubah kota menjadi "provinsi" ISIS di Asia Tenggara.

Lebih dari 1.000 milisi, tentara pemerintah dan warga sipil terbunuh dalam konflik itu sejauh ini. Setengah dari kota Marawi menjadi reruntuhan, diratakan oleh serangan udara, serangan artileri dan pertarungan sengit. Sekitar 400.000 orang telah mengungsi.

Kamis pekan lalu, Presiden Rodrigo Duterte mengatakan seorang milisi Malaysia terkemuka yang diperkirakan akan menjadi pemimpin ISIS di Asia Tenggara terbunuh dalam pertempuran dengan militer di Marawi. Mahmud Ahmad, 41, adalah mantan dosen Universiti Malaya.

Dua milisi top lainnya, Isnilon Hapilon dan Omarkhayam Maute, tewas di Marawi Senin lalu. Duo ini merencanakan dan memimpin serangan ke Marawi.

REUTERS|GMA NEWS|






7 Fakta tentang Abu Dar, Pemimpin ISIS Filipina

15 April 2019

7 Fakta tentang Abu Dar, Pemimpin ISIS Filipina

Berikut 7 fakta tentang pemimpin ISIS Filipina, Abu Dar yang terlibat dalam serangan berdarah menguasai Marawi tahun lalu.


Filipina Resmi Umumkan Pemimpin ISIS Abu Dar Tewas

15 April 2019

Filipina Resmi Umumkan Pemimpin ISIS Abu Dar Tewas

Filipina resmi mengumumkan tentang kematian pemimpin ISIS Abu Dar dalam operasi militer di kota Tuburan, Marawi, provinsi Lanao del Sur.


Pemberontakan Marawi, Duterte Berterima Kasih pada Israel

4 September 2018

Pemberontakan Marawi, Duterte Berterima Kasih pada Israel

Presiden Duterte mengucapkan terima kasih atas bantuan Israel dalam mengakhiri pemberontakan di kota Marawi yang terjadi hampir 5 bulan.


Polisi Dalami Peran Minhati Madrais di Marawi

6 November 2017

Polisi Dalami Peran Minhati Madrais di Marawi

Densus 88 Antiteror akan berkoordinasi dengan otoritas Filipina terkait penangkapan Minhati Madrais. Minhati Madrais diketahui istri Omarkhayam Maute


Duterte Pastikan Mahmud Ahmad Tewas di Marawi

20 Oktober 2017

Duterte Pastikan Mahmud Ahmad Tewas di Marawi

Duterte memberikan konfirmasi bahwa milisi Malaysia yang disebut sebagai pemimpin baru ISIS di Asia Tenggara, Mahmud Ahmad, tewas di Marawi


Calon Pemimpin ISIS ASEAN Diyakini Tewas di Marawi

19 Oktober 2017

Calon Pemimpin ISIS ASEAN Diyakini Tewas di Marawi

Seorang dosen Malaysia yang terlibat dalam kegiatan terorisme ISIS, Mahmud Ahmad, diyakini tewas di kota Marawi, Filipina selatan.


Isnilon dan Omar Maute Tewas, Wiranto Merujuk Pertemuan Manado

16 Oktober 2017

Isnilon dan Omar Maute Tewas, Wiranto Merujuk Pertemuan Manado

Wiranto berujar pemerintah Indonesia akan menanyakan ke Filipina kapan kira-kira masalah ISIS di Marawi tuntas.


Militer Filipina Rebut Pusat Komando Milisi Maute di Marawi  

18 September 2017

Militer Filipina Rebut Pusat Komando Milisi Maute di Marawi  

Militer Filipina mengklaim telah merebut pusat komando kelompok teror Maute, milisi yang terafiliasi dengan ISIS, pada Sabtu, 17 September 2017.


Militer Filipina Kehabisan Dana Tumpas Maute di Marawi  

9 September 2017

Militer Filipina Kehabisan Dana Tumpas Maute di Marawi  

Filipina telah menghabiskan Ro 660,2 miliar untuk operasi militer melawan Maute di Marawi


Maute Paksa Wanita dan Anak-anak Angkat Senjata di Marawi  

5 September 2017

Maute Paksa Wanita dan Anak-anak Angkat Senjata di Marawi  

Kelompok Maute pro-ISIS memaksa wanita dan anak-anak angkat senjata karena milisi pria banyak yang tewas terbunuh.