Hamas dan Fatah Bersatu, Warga Palestina Luapkan Kegembiraan

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pria Palestina melepaskan kembang api selama perayaan setelah Hamas mengatakan bahwa mereka mencapai kesepakatan dengan saingan Palestina Fatah, di Kota Gaza pada 12 Oktober 2017. REUTERS

    Seorang pria Palestina melepaskan kembang api selama perayaan setelah Hamas mengatakan bahwa mereka mencapai kesepakatan dengan saingan Palestina Fatah, di Kota Gaza pada 12 Oktober 2017. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Setelah Partai Hamas dan Fatah mengumumkan kesepakatan damai masyarakat sipil di Palestina mengekspresikan kegembiraan dengan turun ke jalan. Kedua kelompok ini telah mengalami konflik sejak 2007 pasca pemilihan umum.

    Baca: Hamas dan Fatah Akhirnya Sepakat untuk Palestina Bersatu

    Menurut salah seorang warga Indonesia yang berada di Palestina sebagai relawan kemanusiaan, Abdillah Onim, masyarakat Palestina sangat berharap kedua kubu ini dapat bersatu untuk kembali membangun Palestina. "Mereka memadati jalan raya dan berpawai, ini bentuk dukungan rekonsiliasi bersatu," kata Onim melalui pesan aplikasi chatting Whatsapp.

    Baca: Sejarah Panjang Rekonsiliasi Hamas dan Fatah

    Rakyat Palestina juga berharap hasil rekonsliasi ini tidak hanya berdampak bagi kalangan Faksi Hamas dan Fatah namun juga membawa dampak bagi kehidupan sehari-hari masyarakat sipil di Palestina.

    "Perubahan hanya terjadi di internal faksi dan politik. Diharapkan dapat menambah perubahan total di Palestina," kata Onim.

    Dilansir media Al Jazeera, untuk mencapai rekonsiliasi ini, kedua kubu Hamas dan Fatah melewati proses yang cukup rumit, terutama Israel yang menghalang-halangi proses selama berjalannya rekonsiliasi.

    MUHAMMAD IRFAN AL AMIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Negara-negera yang Sudah Melakukan Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun

    Di Indonesia, vaksin Covid-19 baru diberikan ke anak usia 12 tahun ke atas. Namun beberapa negara mulai melakukan vaksinasi anak di bawah 12 tahun.