Kamis, 21 Juni 2018

Warga AS Bilang Ini Soal Donald Trump Vs Kim Jong Un

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Korea Utara Kim Jong un dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. latimes.com

    Presiden Korea Utara Kim Jong un dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. latimes.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Warga Amerika Serikat menanggapi perang pernyataan antara Presiden Donald Trump dan pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un.

    Secara umum warga AS merasa sangat khawatir perang pernyataan ini bakal berujung terjadinya perang fisik antara kedua negara.

    Ini menyusul hasil survei yang dirilis Associated Press dan NORC Center for Public Affairs Research mengenai kedua tokoh ini, yang kerap saling melontarkan kecaman bahkan ejekan terhadap satu sama lain.

     “Dia (Trump) akan aman-aman saja. Tapi kami tidak punya tempat untuk berlindung,” kata Anthony Leroy Waters, 61, warga Carolina utara.

    Baca: Survei: Warga AS Khawatir Cuitan Donald Trump soal Korea Utara

    Anthony mengaku tinggal sekitar 45 kilometer dari sebuah pembangkit listrik bertenaga nuklir. Dia mengaku khawatir jika pembangkitu itu terkena serangan akibat perang. “Ini sangat menakutkan,” kata dia.

    Sedangkan Mui Baltrumas, 67, yang tinggal di Evanstons, Illinois, memiliki pendapat soal Kim Jong Un. Mengaku sebagai pendukung Partai Demokrat, dia menilai ancaman perang nuklir dari Korea Utara terlalu dibesar-besarkan. Menurut dia,”Kim Jong Un tidak segila yang dikira semua orang.”

    Baca: Dikirimi Jet Tempur, Korea Utara: Donald Trump Presiden Jahat

    “Saya lebih merasa khawatir dengan gaya John Wayne (aktor pemeran film koboi) yang ditunjukkan di Gedung Putih,” kata dia.

    Sedangkan Diana Egan, 34, seorang warga Los Angeles, mengaku khawatir dengan gaya komunikasi Donald Trump.

    “Ketidakstabilan ini membuat saya merasa sangat khawatir,” kata Diana. Dia mengaku sebagai seorang pendukung Partai Republikan yang moderat.

    Diana mengaku khawatir jika pernyataan keras Trump justru memicu balasan lebih dari Korea Utara. “Kamu tidak tahu mereka punya batasan sampai di mana, dan saat mereka mengatakan,’Saya akan memencet tombol ini’,” kata Diana soal kemungkinan serangan rudal nuklir dari Korea Utara.

    Survei ini digelar media Associated Press – NORC Center for Public Affairs Research sepekan setelah perang pernyataan Donald Trump dan Kim Jong Un terkait pidato Trump di Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa pada 19 September 2017.

    Survei ini melibatkan 1150 orang dengan mengambil representasi dari warga AS. Survei ini memiliki tingkat kesalahan sekitar 4,1 persen. Para peserta survei dipilih secara acak berdasarkan alamat tempat tinggal lalu diwawancarai dengan telepon. Donald Trump menjadi salah satu topik menarik yang kerap dibincangkan warga AS.

    DENVER POST


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Hadiah Juara Piala Dunia Terus Melonjak

    Sejak digelar pada 1982, hadiah uang tunai untuk tim pemenang Piala Dunia terus meningkat. Berikut jumlah duit yang diterima para jawara global ini.