Selasa, 25 September 2018

Survei: Warga AS Khawatir Cuitan Donald Trump soal Korea Utara

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan peringatan keras kepada Korea Utara terkait uji coba senjata nuklir dan rudal balistik. AFP/AFPTV

    Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan peringatan keras kepada Korea Utara terkait uji coba senjata nuklir dan rudal balistik. AFP/AFPTV

    TEMPO.CO, Washington -- Mayoritas rakyat Amerika Serikat menilai pernyataan Presiden Donald Trump di akun Twitter pribadinya @realdonaldtrump mengenai Korea Utara memperburuk situasi.

    “(Hanya) Kurang dari satu dari sepuluh orang menilai komentar yang dibuatnya itu membuat situasi bertambah baik,” tulis media Denver Post, Rabu, 11 Oktober 2017.

    Baca: Bahas Korea Utara, Donald Trump akan ke Korea Selatan

    Ini merupakan hasil survei yang digelar Associated Press dan NORC Center for Public Affairs Research.

    Survei ini digelar sepekan setelah Trump dan pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, terlibat perang pernyataan di media massa pada akhir September lalu.  

    Baca: Korea Utara: Presiden Donald Trump Deklarasikan Perang

    Ini terjadi setelah Trump mengkritik keras program pengembangan senjata nuklir dan rudal balistik Korea Utara dalam pidato pembukaan Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa pada 19 September 2017.

    Trump menyebut Kim sebagai ‘manusia roket’ dan mengancam akan menghancurkan negara itu jika berani menyerang AS dan sekutunya. Kim membalas dengan menyebut Trump orang gila yang sudah tua.

    “Ketidakstabilan ini membuat saya merasa sangat khawatir,” kata Diana Egan, 34, warga Los Angeles. Dia mengaku sebagai seorang pendukung Partai Republik yang moderat.

    Diana mengaku khawatir jika pernyataan keras Trump justru memicu balasan lebih dari Korea Utara. “Kita kan tidak tidak tahu mereka (Korut) punya batasan sampai di mana, dan kapan mereka akan mengatakan,’Saya akan memencet tombol ini’,” kata Diana soal kemungkinan serangan rudal nuklir dari Korea Utara.

    Menurut survei ini, 65 persen menilai pernyataan Trump membuat situasi AS dengan Korea Utara bertambah buruk. Ini termasuk 45 persen yang menilai Trump telah berkontribusi langsung terhadap memburuknya situasi. Hanya delapan persen yang menilai Trump berkontribusi positif.

    Jika dilihat dari asal partai, 89 persen pendukung Partai Demokrat dan 59 persen dari masyarakat independen dan 38 persen dari Partai Republikan menilai pernyataan Donald Trump memiliki efek negatif dalam konteks Korea Utara.

    DENVER POST


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Karen Agustiawan Ditahan Karena Akuisisi Pertamina di Blok BMG

    Kejaksaan Agung menahan mantan Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan terkait kasus dugaan korupsi investigasi Pertamina berupa akuisisi aset BMG.