Mantan Kekasih Kim Jong Un Jadi Anggota Elit Partai Buruh

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hyon Song-wol (kiri), mantan kekasih Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. Independent.co.uk

    Hyon Song-wol (kiri), mantan kekasih Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. Independent.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Hyon Song-wol, mantan kekasih pemimpin Korea Utara Kim Jong Un terpilih menjadi anggota Komite Pusat Partai Buruh. Penyanyi yang dirumorkan tewas oleh regu tembak Agustus 2013 karena diduga membuat rekaman seks itu masuk dalam lingkaran Kim Jong Un pada Selasa, 10 Oktober 2017.

    Hyon adalah pemimpin kelompok musik propaganda wanita yang dinamai Moranbong Band yang terkenal dengan serangkaian hit besar termasuk "The Footsteps of Soldiers" dan "I Love Pyongyang".

    Baca: Kim Jong Un Rombak Susunan Lingkaran Satu Korea Utara

    Hyon membuat gempar pada  Desember 2012 ketika melakukan perjalanan ke Cina. Saat itu dia meminta bandnya untuk berkemas dan pergi setelah pejabat Cina meminta laporan gambaran terkait peluncuran rudal Korea Utara.

    Pada 2013 ia dikabarkan diekesekusi mati setelah video rekaman seksnya beredar. Tapi setahun kemudian rumor tersebut dipatahkan saat Hyon tampil di televisi nasional.

    Hyon dan Kim Jong Un bertemu sekitar 13 tahun yang lalu sebelum menikah. Namun hubungan cinta mereka tidak direstui oleh Kim Jong Il, ayah Kim Jong Un. 

    Baca: Perkenalkan, Kim Yo Jong, Calon Pemimpin Korea Utara

    Hyon kemudian menikahi seorang perwira militer Korea Utara dan memiliki anak. Wanita ini diperkirakan berusia sekitar 40an sekarang. 

    Hubungan dekatnya dengan Kim Jong Un membawanya masuk ke posisi tinggi partai penguasa Korea Utara. Seperti yang dilansir Mirror pada 10 Oktober 2017, masuknya Hyon ke Komite Pusat Partai Buruh karena dilakukan perombakan pengurus di tubuh partai  yang diumumkan bertepatan dengan ulang tahun pendirian Partai Buruh Korea Utara (WPK) kemarin,  10 Oktober 2017.

    MIRROR|CHOSUNILBO|YON DEMA | IRFAN 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.