Ini 5 Konsekuensi Jika Catalonia Merdeka dari Spanyol

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peraih Nobel Perdamaian Peru Mario Vargas Llosa membahas demonstrasi pro-serikat yang diselenggarakan oleh organisasi Masyarakat Sipil Catalan di Barcelona, Spanyol, 8 Oktober 2017. REUTERS

    Peraih Nobel Perdamaian Peru Mario Vargas Llosa membahas demonstrasi pro-serikat yang diselenggarakan oleh organisasi Masyarakat Sipil Catalan di Barcelona, Spanyol, 8 Oktober 2017. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Catalonia, Carles Puigdemont, bakal menggelar pertemuan dengan parlemen lokal untuk melaporkan hasil referendum kemerdekaan dari Spanyol yang digelar pada 1 Oktober lalu.

    Menurut rencana, Carles akan mendatangi gedung parlemen Catalonia pada Selasa, 10 Oktober 2017, melaporkan hasil referendum dan melakukan pembacaan deklarasi kemerdekaan karena 92 persen suara hasil referendum mendukung kemerdekaan.

    Baca: Jelang Deklarasi Kemerdekaan Catalonia, Massa Pro Spanyol Demo

    Namun, kalangan yang mendukung persatuan dengan Spanyol mulai menunjukkan kekuatan lewat aksi unjuk rasa dua hari berturut-turut pada Sabtu dan Ahad kemarin di Madrid, Barcelona dan sekitar 50 kota lainnya.
     
     
    Jika deklarasi kemerdekaan itu tetap dilakukan maka ada konsekuensinya bagi Spanyol dan Catalonia.

    *Ini 5 konsekuensinya*:

    ::: Spanyol bakal kehilangan 20 persen dari total ekonominya, 25 persen dari ekspor dan 21 persen pemasukan dari pajak.

    ::: Catalonia bakal mengalami surplus bujet, mendapat banyak investasi dengan 1/3 perusahaan di Spanyol bermarkas di daerah ini.

    ::: Kemerdekaan Catalonia bisa memicu 17 daerah lain di Spanyol untuk melakukan hal sama.

    ::: Jumlah iuran Spanyol ke Uni Eropa bakal berkurang.

    ::: Catalonia bakal kesulitan mengembangkan ekonominya karena tidak bisa langsung menjadi anggota World Trade Organization seperti halnya Spanyol.   

    CNN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    OTT Bupati Kolaka Timur, Simak Fakta Penangkapan dan Profil Andi Merya

    Bupati Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Andi Merya Nur, ditangkap KPK dalam OTT. Ia diduga menerima suap yang berhubungan dengan dana hibah BNPB.