Kim Jong Un Sebut Senjata Nuklir untuk Jaga Kedaulatan Negara

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dalam foto yang dirilis oleh Kantor Berita KCNA pada 5 Juli 2017 menunjukkan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un bersama sejumlah ilmuwan dan teknisi dari Akademi Pertahanan DPRK mengecek rudal balistik antarbenua Hwasong-14 sebalum diuji, di barat laut Kore

    Dalam foto yang dirilis oleh Kantor Berita KCNA pada 5 Juli 2017 menunjukkan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un bersama sejumlah ilmuwan dan teknisi dari Akademi Pertahanan DPRK mengecek rudal balistik antarbenua Hwasong-14 sebalum diuji, di barat laut Kore

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, mengatakan senjata nuklir negara itu adalah kekuatan penangkis yang menjamin kedaulatan negara.

    Pernyataan ini disiarkan media resmi Korea Utara beberapa jam setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengatakan “hanya satu hal yang bisa berhasil” dalam menangani negara komunis yang terkucil akibat program senjatan nuklir itu.

    Baca: Pada Akhir Pekan, Donald Trump Kembali Serang Kim Jong Un

    Trump tidak memperjelas apa maksudnya namun sepertinya pernyataan itu terkait dengan rencana serangan militer AS terhadap Korea Utara.

    Dalam pernyataan di sebuah pertemuan Komite Sentral Partai Pekerja pada Sabtu, 7 Oktober 2017, atau sehari sebelum pernyataan terbaru Trump, Kim menangapi soal situasi internasional yang rumit.

    Baca: Kim Jong Un Coba Kembangkan Nuklir, Ini Kata CIA

    Dalam pertemuan itu, Kim mengatakan senjata nuklir Korea Utara merupakan senjata penangkis yang tangguh untuk menjaga perdamaian dan keamanan di Semenanjung Korea dan Asia Timur Laut.

    Kim juga menyebut soal ancaman nuklir dari negara imperialis AS. Dia menyebut strategi pemerintah mengembangkan senjata nuklir dan perekonomian secara bersamaan terbukti tepat.

    Pada September, Korea Utara telah meluncurkan dua rudal melintasi Jepang dan melakukan uji coba bom nuklir ke enam.

    Ada dugaan Korea Utara bakal dengan cepat meningkatkan kemampuan daya jelajah rudal nuklirnya hingga bisa mencapai wilayah AS.

    Dugaan ini diperkuat pernyataan seorang anggota DPR Rusia yang baru saja kembali dari Pyongyang. Dia mengatakan Kim Jong Un bakal segera meluncurkan rudal dengan daya jelajah yang mampu mencapai wilayah AS.

    REUTERS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.